Tampilkan postingan dengan label kadispora kuswendi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kadispora kuswendi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Oktober 2017

Penyelenggaraan HAORNAS di Garut Dobel Anggaran, ini Jawaban Kadispora

Drs. Kuswendi, M.Si
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Garut

Penyelenggaraan Haornas yang dibiayai dari Alokasi Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 100 juta, namun pada praktiknya masih melakukan pemungutan uang pendaftaran kepada peserta. Besarnya pungutan bervariasi antara Rp 50 ribu sampai Rp 250 ribu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Garut, Kuswendi, membenarkan adanya penarikan biaya pendaftaran tersebut. Menurutnya pemungutan itu akan digunakan untuk menutupi kekurangan anggaran yang ada dalam APBD.

“Memang kita memungut biaya Rp 250 ribu untuk peserta futsal dan Rp 50 ribu untuk peserta catur. Sementara Cabor lainnya saya kurang tahu,” ujar Kuswendi kepada “GE” saat ditemui di lingkungan Gor Pesona, Jalan Proklamasi, Kamis (5/10/17).

Menurutnya anggarannya di APBD murni Rp 50 juta dan perubahan Rp 20 juta. Total anggaran Haornas Rp 70 juta.
“Anggarannya kan ada diperubahan. Jadi penyelenggaraan ini dari dana talangan dulu,” kata Kuswendi.

Setelah dilakukan penghitungan, ternyata anggaran yang ada dalam APBD masih kurang. Jadi sisanya harus ditutupi dari uang pendaftaran.

Kuswendi menandaskan praktik serupa telah dilakukan pada kegiatan “napak tilas” hari jadi Garut. Ia berjanji akan membuka pagu anggaran secara terbuka.
“Nanti akan saya laporkan mana uang yang dari APBD dan mana uang yang dari pendaftaran,” tuturnya.

Ia meyakinkan tindakannya ini tak akan menimbulkan masalah. Pasalnya pemungutan pendaftaran telah sesuai dengan komitmen peserta yang akan mendaftar.
“Lagipula, uangnya bukan dari peserta. Pasti dari dinas,” pungkasnya.


SUMBER BERITA :
http://garut-express.com/penyelenggaraan-haornas-di-garut-dobel-anggaran-ini-jawaban-kadispora/

Rabu, 04 Oktober 2017

Perdesaan Menjadi Target Pembangunan Olah Raga, Inilah Kata Kadispora Garut



Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut Drs. Kuswendi mengungkapkan fasilitas sarana prasarana olah raga di desa-desa akan menjadi target pembangunan kedepan. Mulai dari GOR bela diri hingga pembangunan Sport Center pembangunan ditargetkan akan beres pada tahun 2020 nanti.

“Untuk memasyarakatkan olahraga memang dibutuhkan fasilitas yang mudah dan murah. Selain targetkan pembangunan sarana olahraga skala besar di Kabupaten, untuk kedepan akan diupayakan paling tidak akan tersedia minimal di tiap desa,” jelasnya Kuswendi diruang kerjanya, Rabu (4/9/2017).

Menurut Kuswendi, dari jumlah empat ratusan desa di Kabupten Garut, memang sudah tersedia sekitar 150 lapang voli dan 30 lapang sepakbola. “Idealnya per desa ada satu baik voli serta sepakbola dulu, karena olahraga ini sangat digemari masyarakat umum. Oleh karenanya olahraga itu mudah, murah dan juga meriah,” ujarnya.

Kuswendi juga memaparkan tingginya aktivitas olahraga di suatu daerah dapat meningkatkan kebugaran yang berdampak pada tingginya harapan hidup masyarakat. Dan Saat ini harapan hidup masyarakat berkisar di 70 tahun, itu mengalami peningkatan dari angka 67 tahun pada beberapa tahun lalu ke belakang. Selanjutnya pengembangan olahraga masal di desa harus didorong, oleh karena itu bisa menunjang dalam rangka memasyarakatkan olahraga.

“Maka dengan itu, tentu akan berimplikasi pada meningkatnya harapan hidup masyarakat, hidup sehat melalui olahraga. Pasalnya konsep ini memang baru kita jalankan sedangkan di daerah lain ini belum ada. Semoga Garut menjadi barometer olahraga untuk masyarakat olahraga kedepan,” pungkasnya.

SUMBER BERITA :
http://hallojabar.com/perdesaan-menjadi-target-pembangunan-olah-raga-inilah-kata-kadispora-garut

Senin, 02 Oktober 2017

Bupati Garut : Lapangan Sepak Bola Ibrahim Adjie Banyak Melahirkan Pemain Nasional



Seperti menjadi sebuah takdir bagi Kecamatan Cikajang, salah satu Kecamatan dari 42 Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut ini paling menonjol dalam olahraga sepak bola.

Cikajang seolah menjadi titik pusat dalam kemeriahan sepak bola, adalah lapangan Ibrahim Adjie telah berhasil menciptakan bintang-bintang sepak bola di Indonesia. Nama besar seperti Adeng Hudaya, Uut Kuswendi, Nyanyang, Giman Nurjaman, Dede Irawan, Nova Zaenal, Yaris Riadi, Zaenal Arif dan Yandi Sofyan salah satu contoh pemain yang besar di sana. Tidak bisa dipungkuri selain panorama alam yang indah dan sejuk, Cikajang juga memiliki bakat sepak bola yang luar biasa.

Inilah yang di tangkap oleh Bupati Garut H. Rudi Gunawan, dalam beberapa kesempatan beliau sangat memperhatikan Olah raga di Kabupaten Garut terutama Sepak Bola.
Rudy mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut sedang memperbaiki 4 (empat) lapangan yang ada di Kabupaten Garut, yaitu Lapang Jayaraga, Lapang Margawati, Lapang Ibrahim Adjie Cikajang dan Pembangunan Lapangan Ciateul.

Sekda Garut Mendapat Kenaikan Pangkat dari Presiden



Pemda Garut Gelar Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila di lapangan Setda Garut dengan khidmat. Acara tersebut di ikuti ratusan PNS di lingkungan Pemda Garut, Pasukan TNI-Polri dan Pemuda Pancasila. Bahkan dalam acara tersebut Bupati Garut Rudy Gunawan menyerahkan kenaikan pangkat otomatis Kepada Sekda Garut Iman Ali Rahman dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Senin (02/10/17).

Usai Upacara, Rudy mengungkapkan dirinya mengapresiasi atas kenaikan pangkat otomatis yang diterima Iman Ali Rahman. Pasalnya menurut Rudy, tidak semua orang bisa menerima kenaikan pangkat otomatis. Rudy mengatakan kenaikan pangkat Pembina Utama itu adalah penghargaan tertinggi di lingkungan PNS.


”Pak sekda mendapatkan itu, atas prestasi yang di raih. Saya tahu Pak Sekda ini sangat banyak prestasinya. Makanya kami ajukan dan pak Sekda pun dapat memperlihatkan keistimewaannya. Kenaikan pangkat Pak Sekda dari IV/d jadi IV/e, di Jawa Barat hanya satu dua orang,” ujar Rudy.

Sedangkan Sekda Garut Iman Ali Rahman mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih saat ini. Lebih lanjut Iman menjelaskan penghargaan yang diraih merupakan hasil penilaian dan tes langsung, dari beberapa Sekda yang di ajukan dirinya merupakan salah satu yang lulus.


”Ya alhamdulilah, kenaikan pangkat ini saya dapatkan saat ini. Padahal biasanya ini di berikan di saat masa pensiun nanti. Tapi penilaian ini tinjau dari beberapa prestasi yang saya raih dan di ajukan oleh Bupati, ” pungkasnya.

Jumat, 29 September 2017

Nonton Bareng Film G30S/PKI Wabup : Pentingnya Sejarah

dr. H. Helmi Budiman - Wakil Bupati Garut


Tak biasanya sabtu malam Pendopo Kabupaten Garut dipenuhi ratusan masayarakat dan puluhan Kepala SKPD, tiada lain hanya untuk menonton bareng acara pemutaran film G30S/PKI yang diselenggarakan oleh Pemkab Garut melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Jumat malam 29/09/2017.


Acara ini pun turut dihadiri oleh Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman, jajaran Muspida, Kapolres, Dandim, Kabid, Kasi dan unsur forkopim Kec. Garut Kota.

Sebelum acara nobar Wakil Bupati dalam sambutannya bahwa pemutaran film G30S/PKI ini menjadi media pembelajaran sejarah dan isu kekinian terhadap masyarakat.
Selain itu juga sebagai upaya menumbuhkan rasa nasionalisme masyarakat terhadap bangsa dan negara,” ujarnya,

Suasana Nonton Bareng Film G30S/PKI
Wabup pun berharap, pemutaran film G30S/PKI ini dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat tentang pentingnya sejarah. Harapnya

Tidak hanya nobar (nonton bareng), pihak penyelenggarapun menyiapkan berbagai hadiah doorprize untuk setiap masyarakat yang nantinya diundi setelah nobar selesai.

SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/nobar-nonton-bareng-film-g30spki-wabup-pentingnya-sejarah/

Dispora Jabar, Menyelenggarakan Penghargaan Organisasi Kepemudaan Tahun 2017

KUSMAN MAULUD, S.Pd, M.Si
Kabid Kepemudaan Dispora Garut


Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat akan menyelenggarakan Penghargaan Organisasi Kepemudaan Jawa Barat tahun 2017, yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2017 mendatang. Melalui program itu, pemerintah akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi bagi organisasi-organisasi kepemudaan terbaik khususnya yang berada di Provinsi Jabar, “ucap Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kab. Garut, Kusman Maulud S.Pd, M.Si

Kusman menjelaskan, penilainnya dibagi menjadi ada lima katagori yang telah ditentukan diantaranya yaitu Tata Kelola Organisasi, Pengabdian Kepada Masyarakat, Lingkungan Hidup, Program Inovatif, dan Seni-Budaya. Selain penghargaan dari gubernur Jawa Barat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017, para penerima penghargaan juga akan mendapatkan dana pembinaan sejumlah 15 juta rupiah untuk masing-masing katagori organisasi kepemudaan,” ujarnya.


Pendaftaran dari tanggal 15 September samapai 18 Oktober 2017, untuk formulir bisa didownload ”www.pemudajawabarat.ro.id” salah satu syarat bisa diakui sebagai organisasi kepemudaan, pengurus dan anggota harus berusia di bawah 30 tahun. Informasi lebih jelasnya bisa melalui kantor Dispora Kab.Garut jalan Pasundan, Kota Kulon Kecamatan Garut Kota, di bidang kepemudaan,” jelasnya

SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/dispora-jabar-menyelenggarakan-penghargaan-organisasi-kepemudaan-tahun-2017/

Rabu, 27 September 2017

DISPORA Provinsi Jabar, Rencanakan Pembangunan Bidang Pemuda dan Keolahragaan tahun 2018


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, menggelar rapat koordinasi dalam rangka, “Perencanaan pembangunan bidang pemuda dan keolahragaan tahun 2018” yang dihadiri perwakilan dari 27 Dispora Kab/Kota Se-Jawa Barat, di Hotel dan Resort Bayu Alam Jl. Cipanas, Kabupaten Garut, Rabu (27/09/2017) malam.


Sekretaris Dispora Jawa Barat Deni Ramdan mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan pertemuan rutin setiap menjelang penyusunan rencana untuk tahun depan.
“Kita kumpul bersama Kab/Kota dengan mitra organisasi kita seperti, KONI, KNPI, PPI, NPCI untuk menyatukan dulu gagasannya, konsepnya, mengsingkronkan supaya apa yang direncanakan di Kab/Kota bisa yang nantinya dapat direspon dengan baik, bisa dijalankan diprovinsi dan juga bisa dijalankan di Kab/Kota.

Karena kita itu masyarakat nya ada di Kabupaten/Kota, membina atlit adanya di Kabupaten/Kota, masyarakat Olahraga nya ada di Kabupaten/Kota,”ucapnya pada sejumlah awak media.

Lebih jauh menjelaskan beberapa hal yang telah Provinsi lakukan, “mulai bantuan sifatnya material, keuangan sesuai dengan janji Gubernur sudah kita janjikan setiap Kabupaten mendapatkan satu Stadion atau GOR dan tinggal tiga Kabupaten lagi yang belum mudah-mudahan tahun 2018,”Ujarnya.

Menurutnya, Garut secara historiknya adalah gudang atlet Jawa Barat, cuman memang beberapa tahun terakhir ini agak kurang tampil. “nah ini yang sedang kita godog, apa memang ketersedian sarana dan prasarana (sapras) nya tertinggal dibandingkan Kab/Kota lain dimana-mana bikin stadion, bikin SOR, bikin GOR, nah di Garut ini belum keliatan, makanya kemarin kita telah turunkan juga anggaran cost center untuk Garut,“Ungkapnya.

Drs. H. Tito Sugito, M.M.Pd - Kabid Keolahragaan Dispora Garut

Sambungnya ia. Untuk bidang kepemudaan, Ada beberapa aspek yang pertama kita sedang tonjolkan dalam bentuk kewirausahan pemuda, kita ingin membentuk pemuda yang mandiri, dalam arti jangan sampai pemuda tergantung pada orang lain kalau sudah punya wirausaha.kedua program nasional adalah acaman tindakan distrektif narkoba, obat terlarang dan juga kekerasan.

“ini yang tadi kita sepakati semua Kabupaten/Kota, akan menjadi program bersama Kabupaten/Kota apa kegiatan yang ada di Provinsi Jabar, penangulangannya Seperti dalam bentuk pelatihan kader anti narkoba, bentuk kampanye anti narkoba dan anti kekerasan, serta sosialisasi ke sekolah-sekolah,” Pungkasnya. 

Selasa, 15 Agustus 2017

Upacara HUT RI Ke-72 Paskibra Garut Lakukan Pemantapan dan Gladi Resik

Pemantapan dan Gladi Resik
Sumber Berita - http://www.koran-fakta.com/upacara-hut-ri-ke-72-paskibra-garut-lakukan-pemantapan-baris-berbaris/


Menjelang Peringata upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke- 72, Pasukan pengibar bendera (Paskibra) mengikuti latihan pemantapan baris-berbaris di Halaman Alun-alun Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (15/08/2017). Latihan Paskibra ini melibatkan TNI-POLRI dan Pelajar.


Kepala Bidang Pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab.Garut menjelaskan, Paskibra Kab Garut tahun ini beranggotakan 33 pelajar tingkat SMA/Sederajat. Dibantu para pelatih berasal dari unsur TNI, Kepolisian (Polres Garut) dan Purna-Paksibra Indonesia (PPI) Kabupaten Garut.

“ini merupakan hari terakhir masa pemantapan latihan, sebelum melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72 tanggal 17Agustus 2017 mendatang. Setelah melewati masa latihan selama ini, dan Paskibra akan dikukuhkan pada malam harinya tanggal (16/08) oleh Bupati Garut,” ujar Kepala Bidang Pemuda Kusman

Ia menambahkan, Pemantapan ini adalah menjadi tahapan terakhir untuk meliputi formasi barisan Paskibra dan keserasian gerak dalam baris-berbaris ,”tegasnya.

Sabtu, 15 Juli 2017

LAUNCHING TEAM PERSIGAR

Persigar adalah satu dari sekian banyak klub sepakbola tanah air yaitu kebanggaan Jawa Barat khususnya di kabupaten Garut. Untuk kompetisi musim tahun 2017 ini, Persigar launching tim dengan 21 pemain dan merilis jersey terbaru mereka yang sangat ditunggu-tunggu oleh sporter Garman. Dengan tema ” Deklarasi Kebangkitan Persigar”, Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gor Garuda Hitam SMKN 1 Garut, Sabtu(15/07/2017).

Pada prinsifnya kami kalau sudah dikasih kepercayaan akan bekerja all out dan kami kebetulan pencinta sepakbola. Dengan sepakbola Kami punya keinginan dan tekad, bahwa olahraga sepakbola itu adalah ikon dari suatu daerah, ikon suatu kota dan ikon suatu negara yaitu bisa diperlihatkan dari maju atau mundurnya kancah persebak bolannya, ucap ketua Persigar Drs Dadang Johar Arifin pada sejumlah awak media.


Dadang mengakui, kami menanggapi ini adalah persoalan serius menangani Persigar. Maka apapun yang dihadapi Persigar, akan mencobanya untuk bisa menepis dan menjadikannya Persigar itu tim kebanggaan masyarakat kabupaten Garut.

“saya ingin mengembalikan kejayaan Persigar seperti pada era tahun 70 an dan 80 an. Insya alloh dengan kesiapan anak-anak kami akan terus maju, apapun kami akan menghadapinya,” ujarnya.

Sambungnya untuk sponsor sendiri, alhamdulilah kami telah mendapatkan sebanyak 60 buah jersey dari MBB, jarsey yang sudah biasa digunakan di liga 1, dari telkom serta Tuelf.

Berharap, apalagi Persigar nya betul-betul bagus mainnya, serius dan bisa memenangkan setiap even pertandingan, mungkin masyarakat pun akan melihat nanti. Dan mudah-mudahan dengan tekad kami ini dengan semangat anak-anak itu bisa terwujud, Garut menjadi kan sepakbola itu industri kab Garut, “pungkasnya.


Sumber berita, http://www.koran-fakta.com/persigar-launcing-tim-dan-jersey/

Jumat, 16 Juni 2017

Pertahankan Titel Juara Umum di Popnas XIV/2017, Ini Upaya Dispora Jabar


Untuk mencapai target juara umum Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV pada September 2017 di Semarang, Jateng, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar melalui Bidang Olahraga Prestasi sudah menyiapkan berbagai program. Usai pelaksanaan seleksi ketat bagi atlet pelajar, ‎beberapa program pun sudah disiapkan guna menghadapi perhelatan multieven olahraga pelajar tingkat nasional.


Kepala Bidang Olahraga Prestasi pada Dispora Jabar, N‎andang Saptari menuturkan, pada pelaksanaan seleksi untuk penentuan tim inti Popnas XIV/2017 Jabar, pihaknya hanya akan merekrut atlet yang benar-benar berpeluang meraih medali.‎ Dengan demikian, jumlah atlet pelajar yang akan menjadi wakil Jabar di ajang Popnas XIV/2017 pun dipastikan berkurang banyak dibanding saat gelaran Popnas XIII/2015 di Bandung, Jabar.

“Usai ‎pelaksanaan seleksi dan didapatkan atlet pelajar terbaik dari yang paling baik, kita akan memulai tahapan pemusatan latihan,” ujar Nandang saat ditemui di kantor Dispora Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (16/6/2017).
Untuk pelaksanaan pemusatan latihan tersebut, akan digelar melalui dua konsep. Yakni desentralisasi dan sentralisasi.

“Untuk desentralisasi akan dilakukan sebanyak dua kali, pada akhir Juli 2017 dan pertengahan Agustus 2017. Pada tahap desentralisasi, setiap nomor pertandingan di masing-masing cabang olahraga sudah diisi oleh atlet meski masih memungkinkan pergantian,” terangnya.

Untuk tahapan sentralisasi, rencananya akan dilakukan pada akhir Agustus 2017. Pada tahapan sentralisasi ini, komposisi atlet inti Popnas XIV/2017 Jabar pun sudah terbentuk dan tidak ada lagi pergantian.

Selasa, 06 Juni 2017

Coaching Clinic Pembina/Pelatih Olahraga di Lingkungan Pesantren 2017



DISPORA Pembudayaan Olahraga - Sebagaimana yang tertuang dalam Undang – Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, Tentang : Sistem Pendidikan Nasional antara lain menyebutkan bahwasannya Pendidikan Keagamaan dan Pesantren merupakan bagian integral dari sistem Pendidikan Nasional, atau dengan kata lain Pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren merupakan sub sistem dari Sistem Pendidikan Nasional, yang mempunyai tujuan menciptakan sumber daya manusia yang ber Iman dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Cerdas, Terampil, Berkepribadian, Mempunyai Jiwa Kompetisi/Daya Saing yang Tinggi, Mandiri dan seterusnya.


Oleh karena itu, maka berdasarkan amanat Undang-Undang tersebut diatas, sangatlah wajar apabila proses/pelaksanaan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren mendapatkan porsi perhatian yang sama dengan komponen pendidikan yang lain, termasuk dalam hal pembinaan dan pengembangan Olahraga dan Seni.

Para Santri, yang notabene adalah merupakan bagian dari generasi muda kita, sebagaimana peserta didik dilingkup pendidikan yang lain, juga harus mendapatkan porsi pembinaan dan pengembangan olahraga dan seni, sehingga diharapkan para santri ini juga mampu memberikan konstribusi bagi bangsa dan negara melalui raihan prestasi yg optimal dibidang Olahraga dan Seni.

Pemerintah melalui Panitia Tetap Bersama POSPENAS secara berkala (3 tahun sekali) menyelenggarakanPekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (POSPENAS).

Senin, 29 Mei 2017

Dominasi Popwilda Jabar 2017, Kota Bandung Gagal Loloskan Sepak Takraw ke Popda Jabar 2018


Kota Bandung tampil dominan dengan meraih 27 medali emas dan 5 medali perak pada pelaksanan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) wilayah IV di Kabupaten Ciamis, 15-19 Mei 2017 lalu. Kota Bandung menjadi kota/kabupaten terbanyak peraih medali emas pada gelaran Popwilda Jabar 2017 yang digelar di empat kota/kabupaten.


Pada pelaksanaan Popwilda Jabar 2017, Kota Bandung tergabung di wilayah IV bersama tuan rumah Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, dan Kota Tasikmalaya. Kota Bandung berhasil mengalahkan Kabupaten Garut yang meraih 5 emas, 5 perak dan 12 perunggu di peringkat dua. Untuk peringkat tiga di wilayah IV ditempati Kabupaten Bandung dengan 1 emas, 13 perak, dan 12 perunggu.

Kegiatan Coaching Clinic Olahraga Tingkat Jawa Barat Tahun 2017


Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Jawa Barat mengadakan Kegiatan Coaching Clinic Olahraga Tradisional Tingkat Jawa Barat Tahun 2017, Pada tanggal 25 s.d 28 April 2017 di Hotel Isola Resort (Komplek Kampus UPI) Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, kegiatan ini bertujuan antara lain :

  1. Dalam rangka melestarikan, mensosialisasikan, dan menggelorakan kembali Olahraga Tradisional asli Jawa Barat ;
  2. Menambah kuantitas/jumlah pembina/pelatih olahraga tradisional se-Jawa Barat;
  3. Meningkatkan kemampuan para pembina/pelatih olahraga tradisional se-Jawa Barat dalam hal ilmu pengetahuan.
  4. Mensosialisasikan jenis-jenis dan peraturan olahraga tradisional yang telah dibakukan oleh Kemenpora RI;
  5. Dalam rangka persiapan pelaksanaan Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat Jawa Barat Tahun 2017.
Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah sebanyak 3 (tiga) orang dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, yang terdiri dari 1 orang Guru Olahraga SD, 1 orang Guru Olahraga SMP, dan 1 orang Guru Olahraga SMA, sehingga total keseluruhan peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 81 orang.

Rabu, 24 Mei 2017

Rapat Persiapan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Daerah Wilayah Jawa Barat Tahun 2017


Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Jawa Barat pada Hari Selasa (23/05/17) mengadakan Rapat Persiapan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Daerah Wilayah (Pospedawil) Tingkat Jawa Barat Tahun 2017, rapat ini bertujuan untuk mengkoordinasikan sampai sejauhmana persiapan yang telah di lakukan pada masing-masing tuan rumah Pospedawil akan di gelar, dengan kriteria Batasan usia yang akan menjadi peserta dalam pelaksanaan POSPEDAWIL Tk Jawa Barat Tahun 2017 adalah maksimal kelahiran tahun 2003.


Pospedawil akan dilaksanakan di Wilayah sebagai tuan rumah, yaitu :
a. Wilayah I     : Kota Sukabumi
b. Wilayah II   : Kabupaten Karawang
c. Wilayah III  : Kabupaten Kuningan
d. Wilayah IV  : Kabupaten Tasikmalaya

Selasa, 23 Mei 2017

KONTINGEN GARUT, RUNNER UP POPWILDA JABAR DI CIAMIS



Pelaksanan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) di Kabupaten Ciamis telah berakhir pada pekan lalu. Kontingen Garut menjadi runner up dengan mampu mengumpulkan 6 medali emas, 4 medali perak, dan 10 medali perunggu.


Peraihan medali terdiri dari 5 medali Emas dari cabor pencak silat dan 1 medali Emas Tenis meja beregu putra. Sedangkan untuk medali perak diantaranya 3 dari cabor pecak silat dan 1 dari cabor tenis meja beregu putri. Dan untuk medali perunggu diraih cabor sepak bola 1, cabor tenis lapangan 1, cabor bola basket putra/i 1,serta 7 dari cabor pencak silat.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab Garut, Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan, ini adalah sesuatu sangat yang membanggakan, Sebelumnya, Kabupaten Garut hanya menargetkan untuk mencapai posisi tiga besar di ajang Popwilda di Kabupaten Ciamis tahun 2017.

Rabu, 10 Mei 2017

Dua Warga Kabupaten Bandung Kenalkan Pencak Silat di Markas UNESCO


Dua pesilat asal Kabupaten Bandung Sabrina Riyandani (16) warga Kecamatan Banjaran dan Zahra Nur Alya (16) warga Kecamatan Ciparay dari Perguruan Pencak Silat Gelar Pusaka MHI Kabupaten Bandung, Jawa Barat menjadi delegasi Indonesia dalam promosi Pencak Silat yang diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda kepada UNESCO.

Bersama delegasi lainnya, melalui beladiri pencak silat Sabrina dan Zahra akan menggoncang dunia. Keduanya turut berpartisipasi mendukung langkah Masyarakat Pencak Silat Indonesia (MASPI) dalam rangka pengajuan pencak silat menjadi salah satu nominasi warisan budaya tak benda Indonesia.

"Kami ke datang ke Paris sebanyak 32 orang dan tampil di Markas UNESCO. Bertujuan agar beladiri pencak silat tercatat dalam buku besar UNESCO yaitu sebagai warisan budaya tak benda," ujar Sabrina saat dihubungi detikcom melalui pesan singkat, Senin (8/5/2017).

Rabu, 22 Februari 2017

TARIAN GARUT MAPAG ABAD KADIGJAYAAN PADA GEBYAR BUDAYA 2017


Garut Kota - Kabupaten Garut patut berbangga dan harus memberikan apresiasi kepada talenta-talenta muda yang dengan penuh semangat telah mempersembahkan "Tarian Garut Mapag Abad Kadigjayaan" pada rangkaian acara Hari Jadi Garut ke 204 Tahun 2017 helatan Gebyar Budaya.

Begitu indahnya suguhan "Tarian Garut Mapag Abad Kadigjayaan" yang dipersembahkan oleh siswa/siswi serta mahasiswa/mahasiswi, bukan profesional tapi sudah berani untuk tampil dan terlihat seperti profesional yang terbiasa menari.

Semoga semangat talenta-talenta muda dalam mempersembahkan "Tarian Garut Mapag Abad Kadigjayaan" pada rangkaian acara Hari Jadi Garut ke 204 Tahun 2017 helatan Gebyar Budaya ini dapat memberikan inspirasi agar Kabupaten Garut semakin maju dan harum.

PAGELARAN SENI BUDAYA HARI JADI GARUT KE 204

Memperingati Hari Jadi Garut ke 204 tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Garut kembali menggelar berbagai kegiatan salah satunya adalah Helaran Seni dan Budaya yang dihelat dikawasan pusat kota di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota.

Berbagai jenis kesenian mengikut kegiatan karnaval seni budaya termasuk sejumlah rombongan seni dan budaya dari beberapa daerah di Jawa Barat bahkan beberapa rombongan kesenian dari beberapa negara juga turut hadir memeriahkan helaran Hari Jadi Garut ke 204 tersebut.

Dari beberapa Kabupaten Kota yang hadir mengikuti Helaran Seni dan Budaya tersebut tampak rombongan seni dan budaya Kabupaten Purwakarta yang dipimpin langsung Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dengan mengenakan pakaian khas yang selalu digunakan yaitu pangsi serba putih sangat antusias dan menikmati acara tersebut dengan mengikuti rangkaian Karnaval seni budaya bersama sejumlah rombongan seni dan budaya lainnya baik dari Kabupaten Garut maupun dari Kabupaten Kota lainnya.

“Saya sangat senang dengan budaya dan pagelaran seni seperti ini, makanya saya sengaja datang bersama rombongan kesenian dari Purwakarta,” kata Dedi Mulyadi kepada wartawan disela-sela kegiatan karnaval tersebut, Rabu (22/2/2017).

Menurut Dedi meski dirinya bersama rombongan kesenian lainnya sempat menunggu hingga berjam-jam untuk antri giliran pentas tidak menyurutkan niat dan tekadnya untuk tetap ikut serta melestarikan seni dan budaya khususnya dari tatar sunda.

“Tidak masalah meski menunggu cukup lama hampir tiga jam untuk mendapat giliran dalam karnaval ini, yang penting telah ikut serta memeriahkan dan intinya melestarikan seni budaya kita,” ungkapnya penuh semangat.

KEMENPAR RI DUKUNG GEBYAR BUDAYA PADA HARI JADI GARUT KE 204

Perhelatan Gebyar Budaya Garut 2017 yang akan digelar, 21 Februari - 23 Maret 2017 di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Garut, Jawa Barat mendapatkan dukungan positif dari Kementerian Pariwisata RI.


Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti, yang didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Wawan Gunawan menyebutkan, perhelatan tersebut dalam rangka HUT Kabupaten Garut ke-204, yang didukung langsung oleh Pesona Indonesia.


”Tahun ini tema yang diusung HUT Kab. Garut ke-204 adalah Mapag Abad Kedigjayaan (menyambut Abad kejayaan). Garut diusianya yang sudah 2 abad sudah sepatutnya meraih kejayaan serta keberhasilan yang diimpikan oleh seluruh masyarakat Garut,” ujar Esthy.


Sekadar informasi, rangkaian Event Hari Jadi Garut diselenggarakan dari 21 Februari hingga 23 Maret 2017. Dalam acara tersebut, hadir sejumlah event yakni pameran Industri Pariwisata multiproduk, Napak Tilas hari minggu 26 Februari 2017 hingga Helaran Budaya. ”Helaran Budaya atau Karnaval Budaya yang merupakan acara unggulan prosesi budaya pada HUT Kab.Garut akan dilaksanakan pada Rabu, 22 Maret 2017 mulai pkl.08:00 -15:00 WIB di Jalan Ahmad Yani Garut,” katanya.