Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Oktober 2017

Perdesaan Menjadi Target Pembangunan Olah Raga, Inilah Kata Kadispora Garut



Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut Drs. Kuswendi mengungkapkan fasilitas sarana prasarana olah raga di desa-desa akan menjadi target pembangunan kedepan. Mulai dari GOR bela diri hingga pembangunan Sport Center pembangunan ditargetkan akan beres pada tahun 2020 nanti.

“Untuk memasyarakatkan olahraga memang dibutuhkan fasilitas yang mudah dan murah. Selain targetkan pembangunan sarana olahraga skala besar di Kabupaten, untuk kedepan akan diupayakan paling tidak akan tersedia minimal di tiap desa,” jelasnya Kuswendi diruang kerjanya, Rabu (4/9/2017).

Menurut Kuswendi, dari jumlah empat ratusan desa di Kabupten Garut, memang sudah tersedia sekitar 150 lapang voli dan 30 lapang sepakbola. “Idealnya per desa ada satu baik voli serta sepakbola dulu, karena olahraga ini sangat digemari masyarakat umum. Oleh karenanya olahraga itu mudah, murah dan juga meriah,” ujarnya.

Kuswendi juga memaparkan tingginya aktivitas olahraga di suatu daerah dapat meningkatkan kebugaran yang berdampak pada tingginya harapan hidup masyarakat. Dan Saat ini harapan hidup masyarakat berkisar di 70 tahun, itu mengalami peningkatan dari angka 67 tahun pada beberapa tahun lalu ke belakang. Selanjutnya pengembangan olahraga masal di desa harus didorong, oleh karena itu bisa menunjang dalam rangka memasyarakatkan olahraga.

“Maka dengan itu, tentu akan berimplikasi pada meningkatnya harapan hidup masyarakat, hidup sehat melalui olahraga. Pasalnya konsep ini memang baru kita jalankan sedangkan di daerah lain ini belum ada. Semoga Garut menjadi barometer olahraga untuk masyarakat olahraga kedepan,” pungkasnya.

SUMBER BERITA :
http://hallojabar.com/perdesaan-menjadi-target-pembangunan-olah-raga-inilah-kata-kadispora-garut

Senin, 11 September 2017

11 Atlet Kabupaten Garut, Perkuat provinsi Jabar Di Popnas Kota Semarang

Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs H.Tito Sugito MM,Pd mengatakan untuk multi event perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017 yang diselenggarakan di Jawa Tengah, dimana Kabupaten dan Kota di Semarang, menjadi tuan rumah pada 12 – 20 September 2017.

“Alhamdulilah Kabupaten Garut sendiri ada sebanyak 11 Atlet yang ikut berjuang untuk provinsi Jawa Barat, mereka turun di 5 Cabang Olahraga yang di pertandingankan, diantaranya 6 Atlet di cabor Pecak Silat, 1 atlet Tenis Meja, 1 Atlet Bola Volly, 1 atlet Renang dan 1 Atletik,”ujarnya pada Koran-Fakta.Com saat ditemui diruang kerjanya, Senin(11/9) siang.



Lebih jauh Tito menjelaskan, untuk seremonial pembukaan popnas akan dimulai selasa (12/09/2017) yang akan dilaksanakan dilapangan Pancasila Simpang lima, Kota Semarang dan penutupan sendiri tanggal (20/09),” Tuturnya

Tito mengaku pihaknya (Dispora Kab Garut) akan ikut mengahadiri perhelatan pekan Olahraga pelajar nasional, di Semarang selama tiga hari.”kami akan berada selama tiga hari di Semarang, Jawa Tengah sebagai monitoring dan untuk Atlet sendiri telah diberangkatkan dari provinsi Jawa Barat untuk mengikuti prosesi pembukaan,” ungkapnya.

Lanjutnya, insyaalloh mudah-mudahan kalau Popnas 2015 Provinsi Jawa Barat sebagai tuan rumah. kita berhasil membawa lima emas dan berharap pada Popnas 2017 juga kita bisa memboyong emas terutama dari cabor Pecak Silat, Tenis Meja, Bola Volly dan dari cabor renang serta atletik pun bisa juga menyumbangkan,”Pungkasnya.

Sumber Berita - http://www.koran-fakta.com/11-atlet-kabupaten-garut-ikut-perkuat-provinsi-jabar-di-popnas-kota-semarang/

Kamis, 15 Juni 2017

KEGIATAN PENGEMBANGAN PERENCANAAN OLAHRAGA TERPADU 2017



Sebanyak 100 orang guru-guru olahraga di Sekolah Dasar yang berasal dari 10 Kecamatan : Garut Kota, Cilawu, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Cibiuk, Leles, Samarang, Kersamanah dan Bayongbong dimana terdapat SP3OR sebagai wakil/kepanjangan tangan dari Dispora di Kecamatan, mengikuti “Kegiatan Pengembangan Perencanaan Olahraga Terpadu”, di Hotel Agusta, Jalan Cipanas Garut, Kamis(15/06/2017).




Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si. Dengan mengundang pemateri seperti Drs. H. Entik Karyana, M.Pd, Drs. H. Jaja Jafar, M.Pd, Drs. H. Tito Sugito, M.Pd serta Drs. Ade Hendarsyah, MM.

Kepala Dispora Kab. Garut menyampaikan bagaimana berdirinya Dispora Kab Garut dalam perencanan , berkembangnya pembangunan sarana prasarana Olahraga bagi masyarakat, serta pentingnya Olahraga dimasyarakat dalam menyokong untuk mendongkrak angka harapan hidup dalam perkembangan Indek Pembangunan Manusia (IPM),tutur Drs Kuswendi disaat sabutan dan pembukaan kegiatan.
Indra Arica Rahman, SE, MM
Kepala Seksi Pengembangan Ketenagaan Olahraga

Sementara itu dihadapan 100 peserta Drs H Tito Sugito MM mengatakan, Agar terciptanya budaya dikalangan para pelajar SD, SMP, SMA Sederajat di kab Garut. Dan tertanamnya kompetisi gerak, kebugaran, Fair play dan kerjasama,” ucapnya yang juga ketua pelti Kabupaten Garut.

Dan berharap, dengan kegiatan ini akan tumbuhnya kesadaran pelajar agar hidup aktif, meningkatnya kebugaran jasmani pelajar, berkembangnya klub-klub Olahraga pelajar disekolah, dan tercapainya klub Olahraga pelajar usia dini serta meningkatnya saling percaya, soladaritas yang positif.

H Tito, Pada kali ini mengangkat materi program pengembangan Olahraga pelajar atau school sport development, dalam jangka panjang. Yang akan mencakup sasaran pembina Olahraga, penggerak Olahraga, KONI, Disdik dan Sekolah.



Sumber Berita, http://www.koran-fakta.com/100-guru-sd-ikuti-pengembangan-perencanaan-olahraga/

Selasa, 06 Juni 2017

Coaching Clinic Pembina/Pelatih Olahraga di Lingkungan Pesantren 2017



DISPORA Pembudayaan Olahraga - Sebagaimana yang tertuang dalam Undang – Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, Tentang : Sistem Pendidikan Nasional antara lain menyebutkan bahwasannya Pendidikan Keagamaan dan Pesantren merupakan bagian integral dari sistem Pendidikan Nasional, atau dengan kata lain Pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren merupakan sub sistem dari Sistem Pendidikan Nasional, yang mempunyai tujuan menciptakan sumber daya manusia yang ber Iman dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Cerdas, Terampil, Berkepribadian, Mempunyai Jiwa Kompetisi/Daya Saing yang Tinggi, Mandiri dan seterusnya.


Oleh karena itu, maka berdasarkan amanat Undang-Undang tersebut diatas, sangatlah wajar apabila proses/pelaksanaan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren mendapatkan porsi perhatian yang sama dengan komponen pendidikan yang lain, termasuk dalam hal pembinaan dan pengembangan Olahraga dan Seni.

Para Santri, yang notabene adalah merupakan bagian dari generasi muda kita, sebagaimana peserta didik dilingkup pendidikan yang lain, juga harus mendapatkan porsi pembinaan dan pengembangan olahraga dan seni, sehingga diharapkan para santri ini juga mampu memberikan konstribusi bagi bangsa dan negara melalui raihan prestasi yg optimal dibidang Olahraga dan Seni.

Pemerintah melalui Panitia Tetap Bersama POSPENAS secara berkala (3 tahun sekali) menyelenggarakanPekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (POSPENAS).

Senin, 29 Mei 2017

Dominasi Popwilda Jabar 2017, Kota Bandung Gagal Loloskan Sepak Takraw ke Popda Jabar 2018


Kota Bandung tampil dominan dengan meraih 27 medali emas dan 5 medali perak pada pelaksanan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) wilayah IV di Kabupaten Ciamis, 15-19 Mei 2017 lalu. Kota Bandung menjadi kota/kabupaten terbanyak peraih medali emas pada gelaran Popwilda Jabar 2017 yang digelar di empat kota/kabupaten.


Pada pelaksanaan Popwilda Jabar 2017, Kota Bandung tergabung di wilayah IV bersama tuan rumah Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, dan Kota Tasikmalaya. Kota Bandung berhasil mengalahkan Kabupaten Garut yang meraih 5 emas, 5 perak dan 12 perunggu di peringkat dua. Untuk peringkat tiga di wilayah IV ditempati Kabupaten Bandung dengan 1 emas, 13 perak, dan 12 perunggu.

Rabu, 24 Mei 2017

Rapat Persiapan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Daerah Wilayah Jawa Barat Tahun 2017


Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Jawa Barat pada Hari Selasa (23/05/17) mengadakan Rapat Persiapan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Daerah Wilayah (Pospedawil) Tingkat Jawa Barat Tahun 2017, rapat ini bertujuan untuk mengkoordinasikan sampai sejauhmana persiapan yang telah di lakukan pada masing-masing tuan rumah Pospedawil akan di gelar, dengan kriteria Batasan usia yang akan menjadi peserta dalam pelaksanaan POSPEDAWIL Tk Jawa Barat Tahun 2017 adalah maksimal kelahiran tahun 2003.


Pospedawil akan dilaksanakan di Wilayah sebagai tuan rumah, yaitu :
a. Wilayah I     : Kota Sukabumi
b. Wilayah II   : Kabupaten Karawang
c. Wilayah III  : Kabupaten Kuningan
d. Wilayah IV  : Kabupaten Tasikmalaya

Selasa, 23 Mei 2017

KONTINGEN GARUT, RUNNER UP POPWILDA JABAR DI CIAMIS



Pelaksanan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) di Kabupaten Ciamis telah berakhir pada pekan lalu. Kontingen Garut menjadi runner up dengan mampu mengumpulkan 6 medali emas, 4 medali perak, dan 10 medali perunggu.


Peraihan medali terdiri dari 5 medali Emas dari cabor pencak silat dan 1 medali Emas Tenis meja beregu putra. Sedangkan untuk medali perak diantaranya 3 dari cabor pecak silat dan 1 dari cabor tenis meja beregu putri. Dan untuk medali perunggu diraih cabor sepak bola 1, cabor tenis lapangan 1, cabor bola basket putra/i 1,serta 7 dari cabor pencak silat.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab Garut, Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan, ini adalah sesuatu sangat yang membanggakan, Sebelumnya, Kabupaten Garut hanya menargetkan untuk mencapai posisi tiga besar di ajang Popwilda di Kabupaten Ciamis tahun 2017.

PENINGKATAN KUALITAS PELATIH OLAHRAGA UNGGULAN

Seksi Pembinaan Ketenagaan Olahraga Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut mengawali kegiatannya dengan mengadakan Kegiatan Peningkatan Kualitas Pelatih Olahraga Unggulan Tingkat Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2017 bertempat di Aula Cangkuang Hotel Augusta, 23 s.d. 24 Mei 2017.


Kegiatan ini diikuti oleh para pelatih dari 3(tiga) cabang olahraga unggulan, yaitu : 20 orang dari Pencak Silat, 15 orang dari Tenis Meja dan 15 orang dari Renang. Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si. Dengan mengundang pemateri seperti Drs. H. Entik Karyana, M.Pd dan Drs. H. Jaja Jafar, M.Pd serta Drs. Ade Hendarsyah, MM.




Kepala Dispora Kabupaten Garut menyampaikan, tujuannya tiada lain bahwa pelatih-pelatih di Garut, khususnya olahraga-olahraga unggulan untuk meningkatkan kwalitas dirinya, karena memang di olahraga itu ketika anaknya potensial dan kemudian ada kesalahan dalam melatih, itu tidak akan berprestasi.
“jadi ini harus adanya suatu kesatuan, antara atlit dengan pelatih itu harus betul-betul melaksanakan latihan-latihannya sesuai dengan aturan-aturan yang ada,” Ucap Kadispora Garut.

Kadispora mengakui, selama ini kan kalau diderah itu tidak semua selamanya pelatih itu adalah sarjana kepelatihan, karena keterbatasan.” bahwa sarjana olahraga itu banyak, lantas tidak harus sarjana olahraga merangkap menjadi sarjana pelatih, artinya orang tersebut belum tentu bisa melatih,”tuturnya.

Sambung Kadispora, menjelaskan, bahwa olahraga itu ada tiga jurusan, diantaranya ada ke Pelatihan, rekreasi, dan olahraga pendidikan kesehatan(vendor). Paling tidak mengetahui ada tehnik-tehnik dasar melatih seperti latihan fisik seperti apa yang benar, latihan tehnik, dan latihan taktik, “ujarnya.

Dan berharap, jadi betul-betul atlit yang punya potensi, punya talenta itu didampingi oleh pelatih yang sesuai dengan keilmuannya, Sehingga atlit tersebut menjadi maksimal prestasinya,”pungkasnya.


Minggu, 14 Mei 2017

KADISPORA GARUT, LEPAS 156 KONTINGEN KE POPWILDA JABAR DI CIAMIS



Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si melepas kontingen Kabupaten Garut yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar antar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat tahun 2017. di Stadion Olah Raga Ciateul, GOR Beladiri, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu 14/05/2017 pagi.


Sebanyak 156 orang yang terdiri dari atlet, offisial tim serta pendamping yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Ciamis 2017 dilepas secara resmi.‎

Sementara itu Kadispora mengatakan, ini kegiatan rutin jadi Popwilda dilaksanakan dua tahun sekali. Popwil kali ini akan digelar di Kabupaten Ciamis, selama lima hari dari tanggal 15 sampai 19 Mei 2017. Dan akan mempertandingkan delapan cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di Popwilda 2017 Jabar.

“Kontingen Garut berjumlah 156 orang, terdiri 124 orang atlit dan 32 orang offisial dan pendamping Mereka akan mengikuti 8 cabang olahraga, yakni ‎sepakbola, bola voli indoor, sepak takraw, bulutangkis, tenis lapangan, tenis meja, bola basket dan pencak silat, ”ucapnya.

Selasa, 09 Mei 2017

GARUT TARGETKAN TIGA BESAR, POPWILDA JABAR 2017 DI CIAMIS


Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jabar tahun 2017, akan digelar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat yang dimulai tanggal 14 sampai 19 Mei 2017 mendatang. Ada delapan cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di Popwilda 2017 Jabar, yakni ‎sepakbola, bola voli indoor, sepak takraw, bulutangkis, tenis lapangan, tenis meja, bola basket dan pencak silat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab.Garut Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan, Popwilda 2017 ini digelar dua tahun sekali dan tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Ciamis, ini menjadi salah satu ajang seleksi bagi atlet pelajar dari setiap Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Jabar, untuk bisa tampil nanti di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jabar tahun 2018 mendatang,” ucapnya.

Sabtu, 08 April 2017

Wapres Terkesan dengan Persiapan Asian Games 2018 di Pelambang


Wakil Presiden Jusuf Kalla terkesan dengan persiapan Palembang dalam menyambut Asian Games 2018. Pria yang akrab disapa JK tersebut optimistis persiapan ajang olahraga terbesar antar negara Asia di Bumi Sriwijaya bakal rampung tepat waktu.



"Saya memberikan apresiasi untuk Pak Gubernur dan semua jajaran dan juga kontraktor yang bekerja di sini. Rencana dan target berjalan lebih cepat dari rencana yang diharapkan," kata Jusuf Kalla kepada wartawan saat jumpa pers di Griya Agung, Palembang, seperti yang dilansir situs resmi Kemenpora, Sabtu (8/4/2017).

Selasa, 14 Februari 2017

PERUBAHAN LOKASI START NAPAK TILAS HARI JADI GARUT KE 204 TAHUN 2017

Berdasarkan berbagai masukan dari elemen masyarakat di Kecamatan Bl. Limbangan serta perintah langsung Pimpinan (Bupati Garut), maka akhirnya Panitia Napak Tilas Hari Jadi Garut ke-204 Tahun 2017 memutuskan untuk merubah lokasi start yang semula di GTC Bl. Limbangan menjadi di Alun-alun Bl. Limbangan.


Berikut dibawah ini kami informasikan Rute Napak Tilas Hari Jadi Garut Ke 204 Tahun 2017 :


Rute Napak Tilas Hari Jadi Garut Ke 204 Tahun 2017 - Start di Alun-alun Limbangan