Tampilkan postingan dengan label Atlit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Atlit. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Oktober 2017

Kadispora : PORPEMDA 2017, Targetkan Tiga Medali Emas



Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si, membuka langsung Kegiatan Turnamen Futsal dan Catur Piala "Bupati Cup" 05 s.d. 07 Oktober 2017.
“Ini dalam rangka memperingti HAORNAS ke-34, kejuaran ini juga sebagai ajang mempererat tali persahabatan di lingkungan SKPD dan untuk penjaringan pencarian bibit untuk PORPEMDA Jabar 2017 November mendatang, kata Drs. Kuswendi, M.Si Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab. Garut, usai pembukaan turnamen Futsal dan Catur antar SKPD Se-Kabupaten Garut. Pada sejumlah awak media, Kamis (05/10) di GOR Pesona Futsal Jalan Proklamasi Garut.

Sambungnya, kalau tahun 2015 dan 2016 tidak pernah ada seleksi karena terbenturnya dengan anggaran, “insya alloh mulai tahun 2017 kedepan kita bertahap dari 12 cabor yang dipertandingkan baru dua yang berjalan, kita bertahap akan adakan seleksi,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya seleksi tentunya yang dikirimkan betul-betul objektif, selama ini kan ditunjuk walupun ditunjuk kita bisa masuk lima besar.
“pada tahun 2016, alhamdulilah Garut dapat memboyong 2 medali Emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu, dari cabor bulutangkis beregu dan beregu jalan cepat,”ujarnya.


Untuk tahun sekarang kami PEMDA Garut menargetkan 3 medali Emas, pertama dari cabor Basket, karena tim basket Garut ada peluang juara dan kurang lebih dari 10 bulan ini secara rutin latihan.

“kegiatan ini digelar selama dua hari dan alhamdulilah PNS–PNS yang ada di Kecamatan yang jauh bisa ikut turnamen. Banyak yang daftar, sehingga bibit yang berpotensi yang ada daerah bisa terjaring,” ungkapnya


SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/kadispora-porpemda-2017-tatgetkan-tiga-medali-emas/

Penyelenggaraan HAORNAS di Garut Dobel Anggaran, ini Jawaban Kadispora

Drs. Kuswendi, M.Si
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Garut

Penyelenggaraan Haornas yang dibiayai dari Alokasi Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 100 juta, namun pada praktiknya masih melakukan pemungutan uang pendaftaran kepada peserta. Besarnya pungutan bervariasi antara Rp 50 ribu sampai Rp 250 ribu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Garut, Kuswendi, membenarkan adanya penarikan biaya pendaftaran tersebut. Menurutnya pemungutan itu akan digunakan untuk menutupi kekurangan anggaran yang ada dalam APBD.

“Memang kita memungut biaya Rp 250 ribu untuk peserta futsal dan Rp 50 ribu untuk peserta catur. Sementara Cabor lainnya saya kurang tahu,” ujar Kuswendi kepada “GE” saat ditemui di lingkungan Gor Pesona, Jalan Proklamasi, Kamis (5/10/17).

Menurutnya anggarannya di APBD murni Rp 50 juta dan perubahan Rp 20 juta. Total anggaran Haornas Rp 70 juta.
“Anggarannya kan ada diperubahan. Jadi penyelenggaraan ini dari dana talangan dulu,” kata Kuswendi.

Setelah dilakukan penghitungan, ternyata anggaran yang ada dalam APBD masih kurang. Jadi sisanya harus ditutupi dari uang pendaftaran.

Kuswendi menandaskan praktik serupa telah dilakukan pada kegiatan “napak tilas” hari jadi Garut. Ia berjanji akan membuka pagu anggaran secara terbuka.
“Nanti akan saya laporkan mana uang yang dari APBD dan mana uang yang dari pendaftaran,” tuturnya.

Ia meyakinkan tindakannya ini tak akan menimbulkan masalah. Pasalnya pemungutan pendaftaran telah sesuai dengan komitmen peserta yang akan mendaftar.
“Lagipula, uangnya bukan dari peserta. Pasti dari dinas,” pungkasnya.


SUMBER BERITA :
http://garut-express.com/penyelenggaraan-haornas-di-garut-dobel-anggaran-ini-jawaban-kadispora/

Rabu, 04 Oktober 2017

Dispora Kab. Garut, Gelar Technical Meeting Turnamen Futsal dan Catur Bupati Cup 2017



Pada hari Rabu (04/10) pendaftaran Turnamen Futsal dan Catur antar SKPD se-Kabupaten Garut memperebutkan piala Bupati Garut cup telah selesai ditutup. Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Garut pada sore hari langsung menggelar technical meeting turnamen, bertempat di Aula PGRI Kecamatan Garut Kota, Jalan Pasundan Kota kulon, Kabupaten Garut, Rabu sore (04/10/2017).

Kegiatan technical meeting tersebut dibuka oleh Kepala Dispora Kab. Garut Drs. Kuswendi, M.Si dan dipimpin oleh Kabid Olahraga Drs. H. Tito Sugito, M.M.Pd selaku Ketua Panitia Pelaksanan dan didampingi seluruh panitia kegiatan yang terlibat dalam turnament.
Kepala Dispora Kab. Garut Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan, yang mendaftar sampai saat ini sudah sebanyak 33 tim di cabor Futsal dan sebanyak 46 orang di cabor Catur, “ucapnya usai membuka kegiatan.

Lebih jauh menjelaskan, pertama bertujuan untuk memperat tali silaturahmi antar Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada khususnya, selain itu sebagai ajang pencarian bibit untuk PORPEMDA 2017 di Kabupaten Bandung dan dalam rangka memeriahkan Haornas 2017.” jelasnya.


Sambungnya, Technical meeting ini dihadiri oleh para manager tim dari masing-masing SKPD. Selain untuk membicarakan dan menjelaskan tentang peraturan-peraturan atau tata tertib dalam pertandingan Turnamen Futsal dan catur piala Bupati Garut.
Technical meeting sendiri ini untuk membahas tentang sistem pertandingan, pembagian grup, jadwal pertandingan, dan peraturan pertandingan, ” ujarnya

Ia menambahkan, Pembukaan Turnamen ini akan digelar besok hari kamis tanggal 05 s.d. 07 Oktober 2017 di GOR Pesona Futsal Jalan Proklamasi Garut, dibuka langsung oleh Bupati Garut Rudy Gunawan, “tandasnya.

SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/dispora-kab-garut-gelar-technical-meeting-turnamen-futsal-dan-catur-bupati-cup-2017/

Rabu, 27 September 2017

DISPORA Provinsi Jabar, Rencanakan Pembangunan Bidang Pemuda dan Keolahragaan tahun 2018


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, menggelar rapat koordinasi dalam rangka, “Perencanaan pembangunan bidang pemuda dan keolahragaan tahun 2018” yang dihadiri perwakilan dari 27 Dispora Kab/Kota Se-Jawa Barat, di Hotel dan Resort Bayu Alam Jl. Cipanas, Kabupaten Garut, Rabu (27/09/2017) malam.


Sekretaris Dispora Jawa Barat Deni Ramdan mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan pertemuan rutin setiap menjelang penyusunan rencana untuk tahun depan.
“Kita kumpul bersama Kab/Kota dengan mitra organisasi kita seperti, KONI, KNPI, PPI, NPCI untuk menyatukan dulu gagasannya, konsepnya, mengsingkronkan supaya apa yang direncanakan di Kab/Kota bisa yang nantinya dapat direspon dengan baik, bisa dijalankan diprovinsi dan juga bisa dijalankan di Kab/Kota.

Karena kita itu masyarakat nya ada di Kabupaten/Kota, membina atlit adanya di Kabupaten/Kota, masyarakat Olahraga nya ada di Kabupaten/Kota,”ucapnya pada sejumlah awak media.

Lebih jauh menjelaskan beberapa hal yang telah Provinsi lakukan, “mulai bantuan sifatnya material, keuangan sesuai dengan janji Gubernur sudah kita janjikan setiap Kabupaten mendapatkan satu Stadion atau GOR dan tinggal tiga Kabupaten lagi yang belum mudah-mudahan tahun 2018,”Ujarnya.

Menurutnya, Garut secara historiknya adalah gudang atlet Jawa Barat, cuman memang beberapa tahun terakhir ini agak kurang tampil. “nah ini yang sedang kita godog, apa memang ketersedian sarana dan prasarana (sapras) nya tertinggal dibandingkan Kab/Kota lain dimana-mana bikin stadion, bikin SOR, bikin GOR, nah di Garut ini belum keliatan, makanya kemarin kita telah turunkan juga anggaran cost center untuk Garut,“Ungkapnya.

Drs. H. Tito Sugito, M.M.Pd - Kabid Keolahragaan Dispora Garut

Sambungnya ia. Untuk bidang kepemudaan, Ada beberapa aspek yang pertama kita sedang tonjolkan dalam bentuk kewirausahan pemuda, kita ingin membentuk pemuda yang mandiri, dalam arti jangan sampai pemuda tergantung pada orang lain kalau sudah punya wirausaha.kedua program nasional adalah acaman tindakan distrektif narkoba, obat terlarang dan juga kekerasan.

“ini yang tadi kita sepakati semua Kabupaten/Kota, akan menjadi program bersama Kabupaten/Kota apa kegiatan yang ada di Provinsi Jabar, penangulangannya Seperti dalam bentuk pelatihan kader anti narkoba, bentuk kampanye anti narkoba dan anti kekerasan, serta sosialisasi ke sekolah-sekolah,” Pungkasnya. 

Senin, 11 September 2017

11 Atlet Kabupaten Garut, Perkuat provinsi Jabar Di Popnas Kota Semarang

Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs H.Tito Sugito MM,Pd mengatakan untuk multi event perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017 yang diselenggarakan di Jawa Tengah, dimana Kabupaten dan Kota di Semarang, menjadi tuan rumah pada 12 – 20 September 2017.

“Alhamdulilah Kabupaten Garut sendiri ada sebanyak 11 Atlet yang ikut berjuang untuk provinsi Jawa Barat, mereka turun di 5 Cabang Olahraga yang di pertandingankan, diantaranya 6 Atlet di cabor Pecak Silat, 1 atlet Tenis Meja, 1 Atlet Bola Volly, 1 atlet Renang dan 1 Atletik,”ujarnya pada Koran-Fakta.Com saat ditemui diruang kerjanya, Senin(11/9) siang.



Lebih jauh Tito menjelaskan, untuk seremonial pembukaan popnas akan dimulai selasa (12/09/2017) yang akan dilaksanakan dilapangan Pancasila Simpang lima, Kota Semarang dan penutupan sendiri tanggal (20/09),” Tuturnya

Tito mengaku pihaknya (Dispora Kab Garut) akan ikut mengahadiri perhelatan pekan Olahraga pelajar nasional, di Semarang selama tiga hari.”kami akan berada selama tiga hari di Semarang, Jawa Tengah sebagai monitoring dan untuk Atlet sendiri telah diberangkatkan dari provinsi Jawa Barat untuk mengikuti prosesi pembukaan,” ungkapnya.

Lanjutnya, insyaalloh mudah-mudahan kalau Popnas 2015 Provinsi Jawa Barat sebagai tuan rumah. kita berhasil membawa lima emas dan berharap pada Popnas 2017 juga kita bisa memboyong emas terutama dari cabor Pecak Silat, Tenis Meja, Bola Volly dan dari cabor renang serta atletik pun bisa juga menyumbangkan,”Pungkasnya.

Sumber Berita - http://www.koran-fakta.com/11-atlet-kabupaten-garut-ikut-perkuat-provinsi-jabar-di-popnas-kota-semarang/

DISPORA Garut Berikan Penghargaan dan Reward Bagi Pelatih Serta Atlit Berprestasi



PemKab Garut melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA)Kabupaten Garut, memberikan penghargaan (rewerd) kepada 134 Atlet berprestasi dan 20 Pelatih yang telah berjuang membawa kehormatan nama baik Kabupaten Garut dalam bidang olahraga, mereka diantaranya yang memperoleh medali emas, medali perak dan perunggu.

Kegiatan yang berlangsung Di Aula Gedung PGRI, Kabupaten Garut Jalan Pasundan, pada Senin (11/09/2017) pagi, berjalan lancar. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Drs.Kuswendi mengatakan, pihaknya sangat bersyukur sekali Pemkab garut melalui Dispora telah memberikan Bonus pada para atlet yang memperoleh medali. Pertama 7 medali emas dan 3 perak ditingkat Popwilda, 16 medali emas, 5 perak dan 2 perunggu. Juga Popnas 2016 yang belum di berikan.

Diakui Kadispora, pemberian rewerd ini bervariasi, untuk perorangan dan beregu, seperti Peraih medali emas diberikan bonus Rp1 juta rupiah, untuk peraih perak Rp 750 ribu, dan perunggu Rp 500 ribu,” Katanya.
Lanjut dikatakan pemberian penghargaan atau reward tersebut, merupakan motivasi agar para atlet nantinya bisa jauh lebih berprestasi lagi.


“penghargaan ini sebagai dorongan semangat agar mereka terus maju meraih puncak prestasi yang lebih tinggi lagi nantinya,” ucapnya
Dikatakan lebih jauh pada Haornas yang dilaksanakan di kota Magelang, bahwasanya Dirjen Kementrian Menpora sempat mengatakan, “untuk Atlet berprestasi peraih medali emas di Seagame, perak di Asean game dan perunggu di Olimpiade otomatis dapat menjadi PNS, dan itupun dilihat dari latar pendidikan kalau upamanya S2, S1 bisa masuk menjadi golongan 3A dan SMA menjadi golongan 2A”. Ungkapnya

Lanjut dikatakan, pihak DISPORA Kabupaten Garut akan terus mengajak masyarakat untuk terus berolahraga.Olahraga itu dibagi tiga yakni Olahraga prestasi, Olahraga pendidikan dan Olahraga rekreasi jadi inilah yang sedang kita kembangkan.

“Mari berolahraga, karena dengan olahraga badan bisa jadi bugar serta sehat, dan terbukti dari angka harapan hidup. Dua tahun berdiri bisa naik dua digit, hal ini pun tentunya tidak lepas dari peran Dispora,” Ajaknya.