Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Oktober 2017

Penutupan Futsal dan Catur Piala Bupati Cup Tetap Menjujung Sportifitas

Tim Futsal DISPORA Garut keluar sebagai Juara 1
Turnamen Catur dan Futsal piala Bupati Cup, antar SKPD dan Kecamatan Se Kabupaten Garut telah usai. Turnamen Futsal ini ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut Drs. Kuswendi, M.Si. di Pesona Futsal Jalan Proklamasi, Kabupaten Garut, Jumat (06/10/2017).

Dalam acara penutupan turnamen tersebut, Kadispora menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang. Kadispora juga memberikan penghargaan berupa tropi serta uang pembinan dan mengaspresiasi kepada seluruh peserta, panitia, tim dan para wasit, yang telah menggelar dan mensukseskan turnamen ini.
“pertama saya merasa bangga dan terima kasih, dengan seleksi ini akan lahir pemain–pemain PNS baru untuk nanti bermain di Provinsi Jabar. Selama ini berangkat ke Provinsi tidak berdasarkan hasil seleksi,” ungkapnya

Sambungnya, untuk kedepan Futsal ini bisa menjadi salah satu unggulan. Sedangkan untuk catur kita targetkan minimal medali perunggu. ini akan menjadikan satu kekuatan untuk tim Garut yang menjadi pemain baru.
“Kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin tahunan, karena seleksi ini sangat penting untuk penjaringan atlet Porpemda. Dan insyaalloh pada bulan November akan ada seleksi cabor Tenis meja. Berarti kita pada tahun ini bisa menyeleksi sebanyak tiga cabor,” jelasnya.
Panitia Inti dibalik kesuksesan acara "Bupati Cup 2017"
Yang menjadi juara dalam turnamen catur dan futsal Piala Bupati Garut cup 2017 antar SKPD dan Kecamatan se–Kabupaten Garut, diantaranya :
A. Juara Cabor Catur
      1. Agus Subhan (BKD)
      2. Asep Oyo, S Pd (Upt Karangpawitan)
      3. Supyan (Upt Wanaraja)
      4. Aa Priatna (Upt Peundey)
      5. Iwan Somantri (Upt Sucinaraja)
      6. Asep Budianto S.Pd (SMPN 3 Cilawu)

B. Juara Cabor Futsal
      1. Tim Dispora
      2. Tim Kemenag
      3. Tim SMKN 1 Garut
      4. Tim RSUD dr Slamet

Kadispora didampingi Kabid Keolahragaan
menyerahkan trophy dan uang pembinaan kepada tim futsal Dispora Garut
Sementara itu, Kuswendi, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh SKPD, karena selama turnamen belangsung semuanya berjalan dengan aman dan terkendali hingga acara berlangsung dengan lancar.

“karena selama berlangsungnya turnamen ini, Alhamdullillah berjalan sukses, aman, tertib dan lancar, walaupun ada letupan-letupan kecil itu telah biasa dalam Olahraga, yang terpenting tetap menjujung sportifitas,”Singkatnya.


SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/penutupan-futsal-dan-catur-piala-bupati-cup-tetap-menjujung-sportifitas/

Rabu, 04 Oktober 2017

Perdesaan Menjadi Target Pembangunan Olah Raga, Inilah Kata Kadispora Garut



Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut Drs. Kuswendi mengungkapkan fasilitas sarana prasarana olah raga di desa-desa akan menjadi target pembangunan kedepan. Mulai dari GOR bela diri hingga pembangunan Sport Center pembangunan ditargetkan akan beres pada tahun 2020 nanti.

“Untuk memasyarakatkan olahraga memang dibutuhkan fasilitas yang mudah dan murah. Selain targetkan pembangunan sarana olahraga skala besar di Kabupaten, untuk kedepan akan diupayakan paling tidak akan tersedia minimal di tiap desa,” jelasnya Kuswendi diruang kerjanya, Rabu (4/9/2017).

Menurut Kuswendi, dari jumlah empat ratusan desa di Kabupten Garut, memang sudah tersedia sekitar 150 lapang voli dan 30 lapang sepakbola. “Idealnya per desa ada satu baik voli serta sepakbola dulu, karena olahraga ini sangat digemari masyarakat umum. Oleh karenanya olahraga itu mudah, murah dan juga meriah,” ujarnya.

Kuswendi juga memaparkan tingginya aktivitas olahraga di suatu daerah dapat meningkatkan kebugaran yang berdampak pada tingginya harapan hidup masyarakat. Dan Saat ini harapan hidup masyarakat berkisar di 70 tahun, itu mengalami peningkatan dari angka 67 tahun pada beberapa tahun lalu ke belakang. Selanjutnya pengembangan olahraga masal di desa harus didorong, oleh karena itu bisa menunjang dalam rangka memasyarakatkan olahraga.

“Maka dengan itu, tentu akan berimplikasi pada meningkatnya harapan hidup masyarakat, hidup sehat melalui olahraga. Pasalnya konsep ini memang baru kita jalankan sedangkan di daerah lain ini belum ada. Semoga Garut menjadi barometer olahraga untuk masyarakat olahraga kedepan,” pungkasnya.

SUMBER BERITA :
http://hallojabar.com/perdesaan-menjadi-target-pembangunan-olah-raga-inilah-kata-kadispora-garut

Kadispora : Pembangunan Sarana dan Prasarana Olahraga di Desa Menjadi Target Kedepan

Drs. Kuswendi, M.Si
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Garut

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut saat ini tengah melakukan pembangunan dibeberapa titik. untuk beberapa fasilitas bidang olahraga. Mulai dari pembangunan GOR bela diri, pembenahan lapang Jayaraga dan Ibrahim Adji Cikajang hingga rencana pembangunan Sport Center yang ditargetkan beres tahun 2020 nanti. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Kabupaten Garut. Drs. Kuswendi pada wartawan, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu(4/10/2017).

Lanjut Kuswendi, hal tersebut tentunya untuk memasyarakatkan olahraga memang dibutuhkan fasilitas yang mudah dan murah. Selain targetkan pembangunan sarana olahraga skala besar di Kabupaten, kedepan sarana dan prasarana olahraga diupayakan bisa tersedia minimal di tiap desa.

“Dari empat ratusan desa memang sudah ada tersedia 150 lapang voli dan 30 han lebih lapang sepakbola. Dan ini memang idealnya per desa ada satu baik voli dan sepakbola dulu, karena olahraga ini biasanya sangat digemari masyarakat umum, terlebih olahraga ini kan mudah, murah dan meriah. Kita targetkan kedepan per desa bisa tersedia satu lapang bola dan voli, itu rencana jangka panjang yang mulai digarap dari sekarang,” Ucapnya.

Senin, 02 Oktober 2017

Bupati Garut : Lapangan Sepak Bola Ibrahim Adjie Banyak Melahirkan Pemain Nasional



Seperti menjadi sebuah takdir bagi Kecamatan Cikajang, salah satu Kecamatan dari 42 Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut ini paling menonjol dalam olahraga sepak bola.

Cikajang seolah menjadi titik pusat dalam kemeriahan sepak bola, adalah lapangan Ibrahim Adjie telah berhasil menciptakan bintang-bintang sepak bola di Indonesia. Nama besar seperti Adeng Hudaya, Uut Kuswendi, Nyanyang, Giman Nurjaman, Dede Irawan, Nova Zaenal, Yaris Riadi, Zaenal Arif dan Yandi Sofyan salah satu contoh pemain yang besar di sana. Tidak bisa dipungkuri selain panorama alam yang indah dan sejuk, Cikajang juga memiliki bakat sepak bola yang luar biasa.

Inilah yang di tangkap oleh Bupati Garut H. Rudi Gunawan, dalam beberapa kesempatan beliau sangat memperhatikan Olah raga di Kabupaten Garut terutama Sepak Bola.
Rudy mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut sedang memperbaiki 4 (empat) lapangan yang ada di Kabupaten Garut, yaitu Lapang Jayaraga, Lapang Margawati, Lapang Ibrahim Adjie Cikajang dan Pembangunan Lapangan Ciateul.

Selasa, 26 September 2017

Bupati Garut : Tahun Ini Pemkab Perbaiki Empat Lapangan Bola


sumber berita :
https://www.porosgarut.com/2017/09/26/bupati-garut-tahun-ini-pemkab-perbaiki-empat-lapangan-bola/



BUPATI Garut H. Rudy Gunawan didampingi Kepala Dinas Olaharga Kuswendi, meninjau langsung perbaikan lapangan sepak bola Jayaraga, di Jalan Cimanuk, Tarogong Kidul, Selasa (26/9/2017).


Orang nomor satu di Garut tersebut, mengontrol kesiapan alat dan pekerjaan yang sedang berlangsung. “Lapangan Jayaraga ini akan diperbaiki secara permanen, yang direncanakan untuk home base Persigar, dengan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar dari APBD Garut,” kata Rudy pada sejumlah wartawan, usai peninjauan.

Menurutnya, lapangan Jayaraga ini menggunakan standar internasional, diproyeksikan pada Desember 2017 perbaikan tersebut sudah usai. Namun, belum bisa digunakan pada saat Hari Jadi Garut tahun 2018 mendatang.

Rudy mengaku, selain sarana olahraga lapangan Jayaraga, tahun ini, pihaknya tengah memperbaiki tiga lapangaan lainnya di Garut, seperti Lapangan Margawati dikelola ooleh PSSI, Lapangan Ibrahim Aji di Cikajang dan Pembangunan Lapangan Ciateul.

Untuk Lapang sepak bola Ciateul, kata Rudy, masih menunggu komitmen Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 100 miliar. “Itu pun jika lahannya sudah siap,” imbuhnya

Sementara, Kadispora Garut Kuswendi menuturkan, Bupati Garut ingin memastikan perbaikan lapang Jayaraga yang saat ini mulai di kerjakan.
“Pak Bupati, ingin melihat secara langsung sejauh mana perkembangan perbaikan lapang Jayaraga,” katanya.

Bupati juga, kata Kuswendi sempat mengoreksi pembuangan teraakhir drainase. Bupati menyarankan agar samping kiri harus dicor.
“Ya, samping kiri pembuangan terakhir drainase Pak Bupati minta di cor, dan beliau menyarankan untuk membangun tribun dari anggaran tahun 2018, bahkan menurut Pak Bupati, jika dilihat dari luas lapangan, lapang Jayaraga ini sudah memenuhi standar nasional,” tuturnya.

Minggu, 10 September 2017

Bupati Garut Buka Festival Sepakbola Anak Satria Gemilang "Bupati Cup" 2017


Sumber Berita :
http://www.koran-fakta.com/bupati-garut-buka-festival-sepakbola-anak-satria-gemilang-bupati-cup/
Bupati Garut, Rudy Gunawan, membuka langsung penyelenggaraan festival sepakbola Satria Gemilang Cup memperebukan poala Bupati Garut, Sabtu (09/09). Kepada wartawan bupati menyampaikan harapannya, sepakbola Kabupaten Garut bisa lebih berkembang dan maju.” Melalui festival sepakbola anak ini, saya berharap sepakbola Garut bisa maju dan berkembang,” katanya.


Rudy mengatakan, untuk memajukan sepakbola daerahnya, Pemkab Garut, akan segera merenovasi dua lapangan sepakbola, yakni Stadion Jayaraga, dengan anggaran Rp. 2 miliar, dan Lapang Ibrahim Aji di Kecamatan Cikajang, dengan anggaran 500 juta. Selain itu, Pemkab Garut juga melakukan kerjasama sewa kelola dengan 5 orang mantan pemain Persib asal Garut untuk merenovasi Lapangan Sepakbola Rancabango.

“Lima pemain asal Garut yang pernah memperkuat Persib Bandung, mereka akan mengelola lapang Rancabango, di situ akan ada sekolah sepakbola. Lapangannya akan dibuat bagus di situ, tapi harus bayar latihannya du situ,” ujarnya.

Ditegaskannya, untuk renovasi lapang Jayaraga dan Ibrahim Aji pihaknya akan menindak pemborongnya dengan sanksi tegas, jika dalam pengerjaanya tidak Sesuai ketentuan.” Kita akan ganti pemborongnya kalau gak benerr,” tegasnya.