Tampilkan postingan dengan label Jabar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jabar. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 November 2017

Atlet PEPARPENAS Garut, Sumbang Medali Emas dan Perak Untuk Jawa Barat


SOLO, - (IND) Pekan Paralympic Pelajar Nasional (PEPARPENAS) VIII di Solo Jawa Tengah, digelar dari 10-14 November 2017. Event dua tahunan ini akan mempertandingan enam cabang olahraga diantaranya Atletik, Renang, Bulu tangkis, Bocia, Catur dan Tenis meja. Para atlet akan memperebutkan 471 medali. Rinciannnya: 149 medali emas, 149 perak dan 173 perunggu.

Usai menghadiri kegiatan Peparpenas di Solo Jawa Tengah, Kadispora Garut saat ditemui awak media di ruang kerjanya menuturkan, Tiga atlet asal Garut yang ikut memperkuat Provinsi Jawa Barat, di ajang Peparpenas di Solo, berhasil menyumbang kan sebanyak 4 medali Emas, dan 3 medali Perak,

”Alhamdulillah, atlet Garut bisa membawa harum untuk Jawa Barat, di Peparpenas di Solo, peraih Medali tersebut diantaranya Herdiansyah 1 meraih medali Emas di cabor Catur, M. Azwin menyumbang 3 medali Emas di cabor Renang dan Fadilah Aulia meraih 3 medali Perak di cabor Atletik, “ucap Drs. Kuswendi, M.Si

Tema peparpenas tahun ini, Kuswendi mengatakan, "Melalui Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII tahun 2017, Kita Tingkatkan Percaya Diri dan Motivasi Atlet Untuk Indonesia Hebat", tegasnya.

Sebagai leading sector yang membawahi prestasi pelajar, Dispora Kab. Garut ikut dan hadir mendampingi Atlet Garut yang ikut berlaga di Peparpenas 2017 di Solo Jawa Tengah. diantaranya Kadispora Garut Drs. Kuswendi, M.Si, Kabid olahraga Drs. Tito Sugito, M.M.Pd, Kasi Pengembangan Tenaga Keolahragaan Indra Arica Rahman, SE, MM dan Kasi Pembinaan, Pengembangan Bakat dan Prestasi Cecep Erfiandi, S.Ip.

Sumber Berita - http://www.koran-fakta.com/atlet-peparpenas-garut-sumbang-medali-untuk-jawa-barat/

Rabu, 08 November 2017

Kadispora Garut, Lepas Mahasiswa Asal Korea


Korean Youth Volunteer Programme (KYVP) di Indonesia telah dilaksanakan sejak tahun 2011, Pelaksanaan KYVP terus berlanjut karena dapat dirasakan dan dilihat manfaatnya secara nyata untuk pemuda dari kedua Negara. Dengan tema "Pemuda Membangun Desa Melalui Kolaborasi Program Volunteering dan Budaya Pemuda Indonesia Dan Korea ".

Dan untuk kesekian kalinya Kabupaten Garut menjadi tujuan program pertukaran pelajar Indonesia dan pelajar Korea, kegiatan ini adalah salah satu cara terbaik untuk mempelajari tentang kebudayaan dan bahasa lain, serta mengembangkan keterampilan-keterampilan yang ada di seluruh dunia.

Korean Youth Volunteer Programme (KYVP) 2017 ini merupakan program sukarelawan dari pemuda pemudi Korea Selatan dan pemuda pemudi Desa di Indonesia salah satunya di Kabupaten Garut yang berkolaborasi dengan mahasiswa/i Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. KYVP dilaksanakan di lima negara diantaranya Laos, Cambodia, Philippine, Vietnam dan Indonesia.


Pelepasan pelajar ini langsung dilepas Kepala Dispora Kab. Garut Drs. Kuswendi, M.Si didampingi Kabid Kepemudaan Kusman Maulud, S.Pd, M.Si dan turut hadir Indra Arica Rahman, SE, MM Kasi Pengembangan Tenaga Keolahragaan serta para Kepala Seksi Bidang Kepemudaan Dispora Garut.

Ditemui saat pelepasan ke 89 mahasiswa, di Lapang Sepak Bola Simpang Kecamatan Cikajang Garut, Rabu (8/11/2017), Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kab. Garut, Kusman Maulud, S.Pd, M.Si menuturkan, "Ini pertukaran pelajar tahun ke tujuh multi year sejak tahun 2011 antara pemuda negara Indonesia dan negara Korea, sebanyak 89 orang Pemuda Korea ditempatkan di lima Desa diantaranya di Desa Cikandang, Desa Pananjung, Desa simpang Kec Cikajang, Desa Sukawargi dan Desa Giri Awas," ujarnya

Menurut ia, Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah berjalannya kegiatan sukarelawan dan pertukaran budaya antara pemuda Indonesia dan Korea Selatan. Salah satunya adalah pertukaran kegiatan social dan budaya kepemudaan antar pemuda Indonesia dan Korea Selatan, Kedua Program Homestay di rumah penduduk desa, ketiga Kegiatan volunteering : (perbaikan ringan fasilitas kepemudaan dan Fasilitas Umum Desa), keempat Cultural exchange (Buddy Program) recreational activities, village festival/Bazar, sports, languange, traditional food, etc dan Kelima Kunjungan ke Organisasinya Internasional/Lokal serta yang terakhir kunjungan ke tempat rekreasi di wilayah Garut, Jawa Barat.


"Alhamdulilah selama delapan hari ini pertukaran Pemuda Korea berjalan dengan lancar,”ungkapnya.
Kusman berharap, "untuk masyarakat karang taruna, lima desa tersebut dengan pertukaran ini, salah satunya bisa mengenal daerah luar, bukan hanya mengenal budaya lokal akan tetapi juga bisa mengenal budya budaya lain, adat istiadat dan bisa mereka dibawa kesini. Terutama yang paling penting kebudayaannya," tandasnya.

Selasa, 07 November 2017

Pembangunan Lapang Voli Di Perum Cijati Asri, Akan Dilakukan Dalam Perubahan

Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut,
Drs.Kuswendi M.Si saat ditemui sejumlah wartawan,
Selasa(7/11) Siang. (Foto oleh: Indra R)

Sebelumnya diberitakan salah satu media. Pembangunan Lapang voli di Perum Cijatiasri, RW. 15, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, dipertanyakan warga.


Pasalnya, beberapa meter lahan yang diperuntukkan pembangunan lapang voli itu saat ini dalam kondisi terbangkalai.


“Dulu Konsultan berbicara ada dana Rp 150 juta, Rp 100 juta untuk Tembok Penahan Tanah, (TPT) dan Rp 50 juta untuk lapang voli. Karena sedikit anggaran, untuk lapang voli jadi kita tidak muluk-muluk asal ada Lapang. Sekarang masyarakat mempertanyakan, jangankan Lapang, TPT pun tidak selesai. Namun prasasti penataan lapang sudah lama nampak terpasang,” ucap Saeful Hidayat Ketua RW. 15 Perum Cijatiasri, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul. Pada Minggu (5/11/2017) Siang.

Terpisah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si mengakui adanya pembangunan lapang diwilayah Perumahan Cijatiasri, yang akan segera dibangun lapang Voli.

“Betul diwilayah tersebut akan ada pembangunan lapang Voli, dengan anggaran Rp. 50 Juta, namun perlu kita sampaikan kepada mereka pembangunan tersebut akan dilakukan didalam anggaran perubahan,” Katanya pada sejumlah wartawan, Selasa (7/11/2017) siang.

Lanjut dikatakan, anggaran yang sudah dijanjikan diperubahan sudah barang tentu harus disiapkan dari mulai DPA, RKA dan Seterusnya.

”Sementara saat ini kita kan tahu perubahan sedang dievaluasi di Jawa Barat, namun saya pun mendengar kabar hari kemarin sudah ditandatangan. Dan jelas kamipun belum bisa melaksanakan sebelum ada tanda tangan Gubernur tentang SK perubahan APBD Kabupaten Garut. jadi kalaupun masyarakat menilai pembangunan lapang Voli tidak dibangun, jelas kita memang belum melakukan pembangunan, karena menunggu anggaran perubahan,” ujarnya.

Terkait dengan pemasangan prasasti penataan lapang yang sudah lama nampak terpasang, Kadispora akan segera langsung menelusuri.

“saya akan langsung cari tahu, seharusnya itu dipasang setelah pembangunan lapang selesai, dan itu ada kesalahan namun saya akan cari tau dulu, kemungkinan pemasangan prasasti tersebut hanya ingin meyakinkan kepada masyarakat bahwa betul pembangunan tersebut ada,” tegas Kuswendi.


SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/pembangunan-lapang-voli-di-perum-cijati-asri-akan-dilakukan-dalam-perubahan/

Minggu, 05 November 2017

Wabup Garut : Pentingnya Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini



Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas memberikan pengaruh kerja nyata apabila didayagunakan dengan optimal. Selain itu, SDM merupakan faktor utama dan strategis bagi tercapainya keberhasilan pembangunan suatu bangsa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman pada kegiatan pelatihan kewirausahaan dihadapan para ketua dan sekretaris karang taruna se-kabupaten Garut bertempat di Local Education Center (LEC), Sabtu (04/11/2017).

Menurut Wabup, dengan melihat perbandingan jumlah wirausahawan di negara maju dengan jumlah wirausahawan di Indonesia khususnya di Kabupaten Garut, maka wajar jika laju pertumbuhan ekonomi dikabupaten Garut masih lambat.
“Oleh karena itu, diperlukan penanaman jiwa kewirausahaan sejak dini kepada masyarakat,” teganya.

Wabup menyambut baik dengan adanya kegiatan ini sebab Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda yang bertujuan untuk mewujudkan generasi muda aktif dalam pembangunan Daerah pada umumnya.

Sementara itu ketua pelaksana kegiatan pelatihan kewirausahaan Didit mengatakan Sebagai generasi penerus perjuangan bangsa dan sumber daya insani bagi pembangunan, Karang Taruna dituntut mampu memikul tugas dan tanggung jawab untuk kelestarian kahidupan bangsa dan negara.

Selasa, 24 Oktober 2017

Kejuaran Tenis Meja, HUT KORPRI Ke-46 Resmi Dibuka

Drs. Kuswendi, M.Si - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Garut

Pembukaan kejuaran tenis meja, perorangan dan beregu antar SKPD (ASN) se-Kabupaten Garut dalam rangkaian memeriahkan HUT Korpri ke-46 tahun 2017. Resmi dibuka oleh Ketua Korpri Kab. Garut Drs. H. Didit Fajar Putradi, M,Si yang juga menjabat sebagi Asda 1 dipemda Garut dan didampingi Kepala Dispora Kab. Garut Drs. Kuswendi, M.Si, Selasa (24/10).

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut mengatakan, Pertama kegiatan ini untuk memeriahkan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-46 Tahun 2017 dan kedua, sekaligus sebagai ajang seleksi untuk Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (PORPEMDA) yang sebentar lagi di laksanakan pada bulan November 2017 mendatang,” ucap Drs. Kuswendi, M.Si, saat usai pembukaan kejuaran tenis meja tingakat SKPD di GOR Beladiri Jalan Ciateul Garut.

“Alhamdulilah, kegiatan tenis meja ini diikuti sebanyak 28 beregu dan di ikuti sebanyak 66 atelet perorangan dari seluruh SKPD se-Kabupaten Garut. Kejuaran ini berlangsung dari tanggal 24 sampai 25 Oktober 2017,” ujarnya.


Diharapkan dengan diadakanya seleksi kejuaran tenis meja ini,”kami yakin dengan munculnya juara ini adaloh objektif dan akan lahir pemain–pemain PNS baru untuk nanti bermain di Provinsi Jabar,” jelasnya.


Sambung Kuswendi, Sementara untuk target di Cabor tenis meja kami (Kab.Garut- red) menargetkan medali perunggu, untuk Kejuaraan Porpemda tahun 2017 ini, akan digelar di Soreang Kabupaten Bandung, pada tanggal 27 November mendatang, ungkapnya.


Menurutnya, memang saingan terberat itu Provinsi. Kalau kita lihat di Porpemda ini ajangnya antar Kabupaten/ kota, tetapi provinsi masih ikut. ”jadi peserta dari provinsi yang menjadi saingan terberat, karena atlet-atlet provinsi itu adalah mantan atlet- atlet nasional,” pungkasnya.


SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/pembukaan-tenis-meja-hut-korpri-ke-46-resmi-dibuka/

HUT KORPRI Ke-46 Tegaskan Jiwa Profesionalisme dan Jiwa Korsa

Kadispora Garut Drs. Kuswendi, M.Si bersama Ketua KORPRI Kab.Garut


Rangkaian HUT Korpri Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-46 tahun 2017, dengan menggelar berbagai perlombaan. Salah satunya kejuaraan Tenis meja, perorangan dan beregu antar SKPD (ASN) se-Kabupaten Garut.

Kegiatan kejuaraan yang dilaksanakan di Gelora Intan Ciateul, Kecamatan Tarogong kidul, Kabupaten Garut, tersebut dibuka langsung oleh Asisten Sekretaris Daerah (Asda) I Garut Bidang Pemerintahan Didit Fajar Putradi yang juga selaku ketua KORPRI Kabupaten Garut. Selasa(24/10) Siang.



Saat ditemui, Ketua KORPRI Kab. Garut Drs. H. Didit Fajar Putradi, M.Si, mengatakan HUT KORPRI ke-46 ini bertujuan untuk memantapkan serta mengkonsolidasikan jiwa korsa antar ASN atau PNS yang ada di Kabupaten Garut.

“Tema tahun ini memang ada perbedaan, meski ada perbedaan substansi, jadi jiwa korsa kita kibarkan kembali setiap ulang tahun korpri terutama, disamping menjadi area utama didalam pembinaan aparatur sipil negara terutama PNS yang selama ini dilakukan oleh organisasi korpri, sebagai organisasi nya para pegawai negeri sipil,” Katanya



Lanjut dikatakan, rangkaian kegiatan HUT Korpri ke-46 ini pihaknya juga menyelenggarakan beberapa rangkaian kegiatan yang mana diantaranya.
“Seperti saat ini kejuaraan tenis meja yang juga sekaligus sebagai ajang seleksi untuk persiapan dan sekaligus untuk mencari bibit-bibit atlit untuk persiapan porpemda. Kemudian nanti akan ada Bhakti sosial yang bisa kita lakukan rutin setiap tahun berupa donor darah sebagai dharma bakti kita untuk berbuat amal sebagai anggota korpri dan insaalloh nanti juga dibulan November akan ada acara sasapedahan mapay lembur, Meukel timbel bareng Jeung korpri, juga akan ada expo inovasi karya Anggo, juga jalan sehat.” Paparnya.


Dikatakannya, dalam rangka HUT Korpri ke-46 tahun 2017 ini pihaknya berharap, sesuai dengan visinya korpri untuk mewujudkan kesejahteraan anggota korpri, “ditahun ini mudah-mudahan bisa menegaskan profesionalisme, bisa menegaskan jiwa korsa juga ditahun ini yang menurut saya tahun transisi, dimana pelaksanaan pesta demokrasi pada pilkada 2018 serentak, dan disini saya mengajak kepada teman-teman korpri agar menegaskan netralitas kita, karna kita ini adalah para Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota dari sebuah mesin Demokrasi yang harus bekerja profesional, yang juga teguh dalam melaksanakan tugasnya tidak terpengaruh situasi dan suasana politik,” Ungkapnya.

SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/hut-korpri-ke-46-tegaskan-jiwa-profesionalisme-dan-jiwa-korsa/

Selasa, 17 Oktober 2017

HUT Korpri Ke-46 DISPORA Garut Bakal Gelar Kejuaraan Tenis Meja Antar SKPD



Setelah usai seleksi Catur dan Futsal pekan lalu, Dispora Kab.Garut akan menggelar kegiatan seleksi cabang olahraga tenis meja antar SKPD PNS se-Kabupaten Garut yang akan dilaksanakan pada tanggal 24-25 Oktober 2017 mendatang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Kab. Garut Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan, kegitan ini adalah dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-46 tahun 2017 dan sekaligus ajang ini dipakai untuk seleksi Porpemda tahun 2017 yang akan dilaksanakan pada bulan November mendatang di Soreang Kabupaten Bandung.

”ini adalah hasil rapat koordinasi Korpri Kabupaten Garut bersama SKPD dan dihasilkan beberapa kegiatan dalam rapat tersebut, seperti Jalan sehat, Sepeda santai dan tenismeja. Dispora ditunjuk sebagai panitia tenis meja dan untuk jalan santai leading sector nya oleh Disdik,” Ujarnya, saat ditemui wartawan dikantor nya, Senin(16/10) Siang.

Ia pun mengatakan. Untuk pendaftaran sendiri dipusatkan dikantor Dispora Kab. Garut jalan Pasundan, “kami telah membuka pendaftaran dari tanggal 13 Oktober dan ditutup tanggal 23 Oktober 2017. Kejuaraan ini untuk PNS yang ada di seluruh Kab. Garut untuk perorangan dan beregu. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Ciateul pada tanggal 24-25 Oktober mendatang, sekaligus mencoba lapang GOR beladiri Gelora Intan Ciateul,” Ucapnya.

"kami mengajak, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di Kabupaten Garut seluruhnya untuk mengikutinya,” tandasnya
Harapannya dari kegitan ini, dari tenis meja dapat bisa terjaring sekitar lima orang atlet, mudah-mudahan seperti di catur dan futsal, lahir pemain-pemain berpotensi yang tadinya tidak keliatan menjadi kelihatan.

Kuswendi pun berharap tahun depan bisa menyeleksi sebanyak sembilan cabor dan dalam waktu dekat-dekat ini, pihaknya akan menyeleksi atlet bola voli. Pemain-pemain di daerah akan di seleksi oleh pelatih minggu–minggu ini di musadaddiyah,” pungkasnya.


Sumber Berita :
https://www.koran-fakta.com/hut-korpri-ke-46-dispora-kab-garut-bakal-gelar-kejuaraan-tenis-meja-antar-skpd/

Minggu, 08 Oktober 2017

FPLP, Gelar Turnamen Bola Voli Sumpah Pemuda Cup 2017


FORUM Pemuda Lembur Panjang (FPLP) Desa Cimaragas, bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, menggelar turnamen bola voli memperebutkan Piala Bupati dan Wakil Bupati Garut 2017.
Kegiatan dihadiri langsung Bupati Garut H. Rudy Gunawan didampingi oleh Kepala Dispora Kabupaten Garut Drs. Kuswendi, M.Si beserta jajarannya, Minggu (08/10/2017).
Turnamen bola voli diikuti klub di tujuh Kecamatan di Kabupaten Garut dan digelar digelar di lapang IVO Golempang, Cimaragas, Pangatikan. Turnamen akan berlangsung dari 8 Oktober hingga 28 Oktober 2017.
Ketua Panitia Turnamen, Helmi Adam Pamungkas mengungkapkan, kegiatan ini selain untuk memperingati Sumpah Pemuda juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antar pemuda.
”Kegiatan ini diikuti sebanyak 44 tim dari tujuh kecamatan, diantaranya dari Kecamatan Pangatikan, Sukawening, Karangtengah, Cibatu, Wanaraja, Sucinaraja dan Karangpawitan,“ jelasnya.

Helmi berharap nantinya pertandingan ini dapat memunculkan potensi pemuda di cabang olahraga bola voli.
“Pagelaran perdana ini lebih pada ajang pemula untuk mengetahui potensi generasi muda dalam bidang olahraga, maka dari itu kami mencoba menggelar turnamen bola voli,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan sangat mengaspresiasi turnamen ini.
“Saya melihat bahwa dengan lapang seperti itu, mereka berani mengadakan sebuah turnamen kejuaran tingkat kecamatan. Pesertanya sangat luar biasa 44 tim dari tujuh kecamatan,” ungkapnya.


Kuswendi menjelaskan, bola voli sangat digemari masyarakat desa karena murah meriah dan massa yang ramai.
“Kelihatannya tiap minggu selalu ada turnamen bergiliran, kalau sekarang ada di Pangatikan, kemarin ada di limbangan dan wilayah selatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam bola voli Kabupaten Garut sangat diperhitungkan oleh Kabupaten lain. Buktinya di kejuaran Popda dan Popnas yang memperkuat tim Jabar pemainnya ada dari Garut.
”Mudah-mudahan ke depan untuk even turnamen besar 2018, bisa dialihkan di GOR Ciateul,” pungkasnya.


SUMBER BERITA :
https://www.porosgarut.com/2017/10/09/fplp-gelar-turnamen-bola-voli-bupati-garut-cup-2017.html

Kusir Delman Berlomba Di Pacuan Kuda ”Balapan”



”Dengan jumlah ratusan kusir delman (kretek) mengikuti lomba balapan kuda di pacuan tepat lapang desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan Garut, Minggu (08/10/2017), balapan kuda yang di selenggarakan sejumlah panitia unsur dari pihak warga setempat di sambut meriah oleh ribuan orang penonton dari berbagai Kecamatan Kabupaten Garut hingga tak sedikit dari luar Garut pun banyak yang hadir “yang katanya pada hari ini adalah terakhir pertandingn atau balapan kuda tersebut,”Kata Dodi salah seorang warga Majalaya Kab. Bandung yang saat itu sengaja datang dengan sejumlah rombongannya menontonnya.


Dalam kesempatan itu hadir Bupati Garut H. Rudy Gunawan yang di dampingi oleh Kepala Dispora Kabupaten Garut Drs. Kuswendi, M.Si beserta Kasi Pembinaan Ketenagaan Olahraga Indra Arica, SE, MM.

Bupati Garut, H. Rudy Gunawan, SH., MH., ”Ia menyambut Baik dan mengapresiasi adanya balapan dalam pacuan kuda yang di minati oleh para peserta sebagai kusir delman, kemudian Rudy Gunawan mengatakan, pemerintahah juga berencana akan membangun arena untuk pacuan kuda yang lebih memadai di kawasan Citiis di bawah lereng gunung Guntur Garut,"katanya


Lebih lanjut Rudy menambahkan,”kami sebenarnya sudah merencanakan, kita akan gunakan diluar lapang camping ground yang ada di citiis itu bisa digunakan, karena ada tanah 10 hektar, diluar daerah pun kami bisa fasilitasi, misalnya di pangatikan ini."pungkasnya

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Kabupaten Garut, Drs Kuswendi, M.Si, turut menanggapi adanya pacuan kuda di Desa Cimaragas Pangatikan, ”ini adalah salah satu yang termasuk cabang ke Persasi, sehingga cabang ini akan di pertandingkan ke porda maka untuk itu yang tentu kita harus ada persiapan persiapan untuk mengikuti porda itu, barang tentu ketika ada pertandingan cabang ini sangat di untungkan karena memang sebuah prestasi itu bisa lebih tinggi apabila prestasi pertandingan lebih banyak,namun demikian apa yang di sampaikan oleh Bupati tadi yang sehrusnya kita ini harus punya kuda khusus tetapi hal itu tentu di ukur oleh kemampuan karena untuk memilik kuda bagus cukup berat,"jelasnya


Lanjutnya, ”memang sebetunya dalam pertandingan seharusnya kuda yang khusus pacuan,akan tetapi hal ini pun cukup menakjubkan walaupun keadaan kuda ini dalam kesehariannya di pakai alat transfortasi, namun kita cukup bangga dan apresiasi karena kita dapat bersaing dengan wilayah daerah kabupaten lain yang mana kala tentunya kita harus di perhatikan bagaimana kondisi atau keadaan kuda-kuda tersebut."sambungnya

Lebih jauh Kuswendi mengatakan, terkait dengan pacuan dalam perencanaan kedepan, ”kami sudah membuat DEDnya, tentu yang pertama adalah fasilitas dulu dan kita ingin di Citiis karena lokasi tersebut itu sangat memungkin dan di sana itu sudah ada 5-10 Ha luas tanah, kalau untuk fasilitas pacuan saya kira dengan luas tanah 2 ha itu cukup bisa untuk di gunakan sebagai fasilitasnya”,pungkasnya.

SUMBER BERITA :
http://dejurnal.com/2017/10/08/kusir-delman-berlomba-di-pacuan-kudabalapan/

Jumat, 06 Oktober 2017

Penutupan Futsal dan Catur Piala Bupati Cup Tetap Menjujung Sportifitas

Tim Futsal DISPORA Garut keluar sebagai Juara 1
Turnamen Catur dan Futsal piala Bupati Cup, antar SKPD dan Kecamatan Se Kabupaten Garut telah usai. Turnamen Futsal ini ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut Drs. Kuswendi, M.Si. di Pesona Futsal Jalan Proklamasi, Kabupaten Garut, Jumat (06/10/2017).

Dalam acara penutupan turnamen tersebut, Kadispora menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang. Kadispora juga memberikan penghargaan berupa tropi serta uang pembinan dan mengaspresiasi kepada seluruh peserta, panitia, tim dan para wasit, yang telah menggelar dan mensukseskan turnamen ini.
“pertama saya merasa bangga dan terima kasih, dengan seleksi ini akan lahir pemain–pemain PNS baru untuk nanti bermain di Provinsi Jabar. Selama ini berangkat ke Provinsi tidak berdasarkan hasil seleksi,” ungkapnya

Sambungnya, untuk kedepan Futsal ini bisa menjadi salah satu unggulan. Sedangkan untuk catur kita targetkan minimal medali perunggu. ini akan menjadikan satu kekuatan untuk tim Garut yang menjadi pemain baru.
“Kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin tahunan, karena seleksi ini sangat penting untuk penjaringan atlet Porpemda. Dan insyaalloh pada bulan November akan ada seleksi cabor Tenis meja. Berarti kita pada tahun ini bisa menyeleksi sebanyak tiga cabor,” jelasnya.
Panitia Inti dibalik kesuksesan acara "Bupati Cup 2017"
Yang menjadi juara dalam turnamen catur dan futsal Piala Bupati Garut cup 2017 antar SKPD dan Kecamatan se–Kabupaten Garut, diantaranya :
A. Juara Cabor Catur
      1. Agus Subhan (BKD)
      2. Asep Oyo, S Pd (Upt Karangpawitan)
      3. Supyan (Upt Wanaraja)
      4. Aa Priatna (Upt Peundey)
      5. Iwan Somantri (Upt Sucinaraja)
      6. Asep Budianto S.Pd (SMPN 3 Cilawu)

B. Juara Cabor Futsal
      1. Tim Dispora
      2. Tim Kemenag
      3. Tim SMKN 1 Garut
      4. Tim RSUD dr Slamet

Kadispora didampingi Kabid Keolahragaan
menyerahkan trophy dan uang pembinaan kepada tim futsal Dispora Garut
Sementara itu, Kuswendi, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh SKPD, karena selama turnamen belangsung semuanya berjalan dengan aman dan terkendali hingga acara berlangsung dengan lancar.

“karena selama berlangsungnya turnamen ini, Alhamdullillah berjalan sukses, aman, tertib dan lancar, walaupun ada letupan-letupan kecil itu telah biasa dalam Olahraga, yang terpenting tetap menjujung sportifitas,”Singkatnya.


SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/penutupan-futsal-dan-catur-piala-bupati-cup-tetap-menjujung-sportifitas/

Kamis, 05 Oktober 2017

Kadispora : PORPEMDA 2017, Targetkan Tiga Medali Emas



Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si, membuka langsung Kegiatan Turnamen Futsal dan Catur Piala "Bupati Cup" 05 s.d. 07 Oktober 2017.
“Ini dalam rangka memperingti HAORNAS ke-34, kejuaran ini juga sebagai ajang mempererat tali persahabatan di lingkungan SKPD dan untuk penjaringan pencarian bibit untuk PORPEMDA Jabar 2017 November mendatang, kata Drs. Kuswendi, M.Si Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab. Garut, usai pembukaan turnamen Futsal dan Catur antar SKPD Se-Kabupaten Garut. Pada sejumlah awak media, Kamis (05/10) di GOR Pesona Futsal Jalan Proklamasi Garut.

Sambungnya, kalau tahun 2015 dan 2016 tidak pernah ada seleksi karena terbenturnya dengan anggaran, “insya alloh mulai tahun 2017 kedepan kita bertahap dari 12 cabor yang dipertandingkan baru dua yang berjalan, kita bertahap akan adakan seleksi,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya seleksi tentunya yang dikirimkan betul-betul objektif, selama ini kan ditunjuk walupun ditunjuk kita bisa masuk lima besar.
“pada tahun 2016, alhamdulilah Garut dapat memboyong 2 medali Emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu, dari cabor bulutangkis beregu dan beregu jalan cepat,”ujarnya.


Untuk tahun sekarang kami PEMDA Garut menargetkan 3 medali Emas, pertama dari cabor Basket, karena tim basket Garut ada peluang juara dan kurang lebih dari 10 bulan ini secara rutin latihan.

“kegiatan ini digelar selama dua hari dan alhamdulilah PNS–PNS yang ada di Kecamatan yang jauh bisa ikut turnamen. Banyak yang daftar, sehingga bibit yang berpotensi yang ada daerah bisa terjaring,” ungkapnya


SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/kadispora-porpemda-2017-tatgetkan-tiga-medali-emas/

Penyelenggaraan HAORNAS di Garut Dobel Anggaran, ini Jawaban Kadispora

Drs. Kuswendi, M.Si
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Garut

Penyelenggaraan Haornas yang dibiayai dari Alokasi Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 100 juta, namun pada praktiknya masih melakukan pemungutan uang pendaftaran kepada peserta. Besarnya pungutan bervariasi antara Rp 50 ribu sampai Rp 250 ribu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Garut, Kuswendi, membenarkan adanya penarikan biaya pendaftaran tersebut. Menurutnya pemungutan itu akan digunakan untuk menutupi kekurangan anggaran yang ada dalam APBD.

“Memang kita memungut biaya Rp 250 ribu untuk peserta futsal dan Rp 50 ribu untuk peserta catur. Sementara Cabor lainnya saya kurang tahu,” ujar Kuswendi kepada “GE” saat ditemui di lingkungan Gor Pesona, Jalan Proklamasi, Kamis (5/10/17).

Menurutnya anggarannya di APBD murni Rp 50 juta dan perubahan Rp 20 juta. Total anggaran Haornas Rp 70 juta.
“Anggarannya kan ada diperubahan. Jadi penyelenggaraan ini dari dana talangan dulu,” kata Kuswendi.

Setelah dilakukan penghitungan, ternyata anggaran yang ada dalam APBD masih kurang. Jadi sisanya harus ditutupi dari uang pendaftaran.

Kuswendi menandaskan praktik serupa telah dilakukan pada kegiatan “napak tilas” hari jadi Garut. Ia berjanji akan membuka pagu anggaran secara terbuka.
“Nanti akan saya laporkan mana uang yang dari APBD dan mana uang yang dari pendaftaran,” tuturnya.

Ia meyakinkan tindakannya ini tak akan menimbulkan masalah. Pasalnya pemungutan pendaftaran telah sesuai dengan komitmen peserta yang akan mendaftar.
“Lagipula, uangnya bukan dari peserta. Pasti dari dinas,” pungkasnya.


SUMBER BERITA :
http://garut-express.com/penyelenggaraan-haornas-di-garut-dobel-anggaran-ini-jawaban-kadispora/

Rabu, 04 Oktober 2017

Perdesaan Menjadi Target Pembangunan Olah Raga, Inilah Kata Kadispora Garut



Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut Drs. Kuswendi mengungkapkan fasilitas sarana prasarana olah raga di desa-desa akan menjadi target pembangunan kedepan. Mulai dari GOR bela diri hingga pembangunan Sport Center pembangunan ditargetkan akan beres pada tahun 2020 nanti.

“Untuk memasyarakatkan olahraga memang dibutuhkan fasilitas yang mudah dan murah. Selain targetkan pembangunan sarana olahraga skala besar di Kabupaten, untuk kedepan akan diupayakan paling tidak akan tersedia minimal di tiap desa,” jelasnya Kuswendi diruang kerjanya, Rabu (4/9/2017).

Menurut Kuswendi, dari jumlah empat ratusan desa di Kabupten Garut, memang sudah tersedia sekitar 150 lapang voli dan 30 lapang sepakbola. “Idealnya per desa ada satu baik voli serta sepakbola dulu, karena olahraga ini sangat digemari masyarakat umum. Oleh karenanya olahraga itu mudah, murah dan juga meriah,” ujarnya.

Kuswendi juga memaparkan tingginya aktivitas olahraga di suatu daerah dapat meningkatkan kebugaran yang berdampak pada tingginya harapan hidup masyarakat. Dan Saat ini harapan hidup masyarakat berkisar di 70 tahun, itu mengalami peningkatan dari angka 67 tahun pada beberapa tahun lalu ke belakang. Selanjutnya pengembangan olahraga masal di desa harus didorong, oleh karena itu bisa menunjang dalam rangka memasyarakatkan olahraga.

“Maka dengan itu, tentu akan berimplikasi pada meningkatnya harapan hidup masyarakat, hidup sehat melalui olahraga. Pasalnya konsep ini memang baru kita jalankan sedangkan di daerah lain ini belum ada. Semoga Garut menjadi barometer olahraga untuk masyarakat olahraga kedepan,” pungkasnya.

SUMBER BERITA :
http://hallojabar.com/perdesaan-menjadi-target-pembangunan-olah-raga-inilah-kata-kadispora-garut

Kadispora : Pembangunan Sarana dan Prasarana Olahraga di Desa Menjadi Target Kedepan

Drs. Kuswendi, M.Si
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Garut

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut saat ini tengah melakukan pembangunan dibeberapa titik. untuk beberapa fasilitas bidang olahraga. Mulai dari pembangunan GOR bela diri, pembenahan lapang Jayaraga dan Ibrahim Adji Cikajang hingga rencana pembangunan Sport Center yang ditargetkan beres tahun 2020 nanti. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Kabupaten Garut. Drs. Kuswendi pada wartawan, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu(4/10/2017).

Lanjut Kuswendi, hal tersebut tentunya untuk memasyarakatkan olahraga memang dibutuhkan fasilitas yang mudah dan murah. Selain targetkan pembangunan sarana olahraga skala besar di Kabupaten, kedepan sarana dan prasarana olahraga diupayakan bisa tersedia minimal di tiap desa.

“Dari empat ratusan desa memang sudah ada tersedia 150 lapang voli dan 30 han lebih lapang sepakbola. Dan ini memang idealnya per desa ada satu baik voli dan sepakbola dulu, karena olahraga ini biasanya sangat digemari masyarakat umum, terlebih olahraga ini kan mudah, murah dan meriah. Kita targetkan kedepan per desa bisa tersedia satu lapang bola dan voli, itu rencana jangka panjang yang mulai digarap dari sekarang,” Ucapnya.

Dispora Kab. Garut, Gelar Technical Meeting Turnamen Futsal dan Catur Bupati Cup 2017



Pada hari Rabu (04/10) pendaftaran Turnamen Futsal dan Catur antar SKPD se-Kabupaten Garut memperebutkan piala Bupati Garut cup telah selesai ditutup. Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Garut pada sore hari langsung menggelar technical meeting turnamen, bertempat di Aula PGRI Kecamatan Garut Kota, Jalan Pasundan Kota kulon, Kabupaten Garut, Rabu sore (04/10/2017).

Kegiatan technical meeting tersebut dibuka oleh Kepala Dispora Kab. Garut Drs. Kuswendi, M.Si dan dipimpin oleh Kabid Olahraga Drs. H. Tito Sugito, M.M.Pd selaku Ketua Panitia Pelaksanan dan didampingi seluruh panitia kegiatan yang terlibat dalam turnament.
Kepala Dispora Kab. Garut Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan, yang mendaftar sampai saat ini sudah sebanyak 33 tim di cabor Futsal dan sebanyak 46 orang di cabor Catur, “ucapnya usai membuka kegiatan.

Lebih jauh menjelaskan, pertama bertujuan untuk memperat tali silaturahmi antar Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada khususnya, selain itu sebagai ajang pencarian bibit untuk PORPEMDA 2017 di Kabupaten Bandung dan dalam rangka memeriahkan Haornas 2017.” jelasnya.


Sambungnya, Technical meeting ini dihadiri oleh para manager tim dari masing-masing SKPD. Selain untuk membicarakan dan menjelaskan tentang peraturan-peraturan atau tata tertib dalam pertandingan Turnamen Futsal dan catur piala Bupati Garut.
Technical meeting sendiri ini untuk membahas tentang sistem pertandingan, pembagian grup, jadwal pertandingan, dan peraturan pertandingan, ” ujarnya

Ia menambahkan, Pembukaan Turnamen ini akan digelar besok hari kamis tanggal 05 s.d. 07 Oktober 2017 di GOR Pesona Futsal Jalan Proklamasi Garut, dibuka langsung oleh Bupati Garut Rudy Gunawan, “tandasnya.

SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/dispora-kab-garut-gelar-technical-meeting-turnamen-futsal-dan-catur-bupati-cup-2017/

Senin, 02 Oktober 2017

Bupati Garut : Lapangan Sepak Bola Ibrahim Adjie Banyak Melahirkan Pemain Nasional



Seperti menjadi sebuah takdir bagi Kecamatan Cikajang, salah satu Kecamatan dari 42 Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut ini paling menonjol dalam olahraga sepak bola.

Cikajang seolah menjadi titik pusat dalam kemeriahan sepak bola, adalah lapangan Ibrahim Adjie telah berhasil menciptakan bintang-bintang sepak bola di Indonesia. Nama besar seperti Adeng Hudaya, Uut Kuswendi, Nyanyang, Giman Nurjaman, Dede Irawan, Nova Zaenal, Yaris Riadi, Zaenal Arif dan Yandi Sofyan salah satu contoh pemain yang besar di sana. Tidak bisa dipungkuri selain panorama alam yang indah dan sejuk, Cikajang juga memiliki bakat sepak bola yang luar biasa.

Inilah yang di tangkap oleh Bupati Garut H. Rudi Gunawan, dalam beberapa kesempatan beliau sangat memperhatikan Olah raga di Kabupaten Garut terutama Sepak Bola.
Rudy mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut sedang memperbaiki 4 (empat) lapangan yang ada di Kabupaten Garut, yaitu Lapang Jayaraga, Lapang Margawati, Lapang Ibrahim Adjie Cikajang dan Pembangunan Lapangan Ciateul.

Sekda Garut Mendapat Kenaikan Pangkat dari Presiden



Pemda Garut Gelar Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila di lapangan Setda Garut dengan khidmat. Acara tersebut di ikuti ratusan PNS di lingkungan Pemda Garut, Pasukan TNI-Polri dan Pemuda Pancasila. Bahkan dalam acara tersebut Bupati Garut Rudy Gunawan menyerahkan kenaikan pangkat otomatis Kepada Sekda Garut Iman Ali Rahman dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Senin (02/10/17).

Usai Upacara, Rudy mengungkapkan dirinya mengapresiasi atas kenaikan pangkat otomatis yang diterima Iman Ali Rahman. Pasalnya menurut Rudy, tidak semua orang bisa menerima kenaikan pangkat otomatis. Rudy mengatakan kenaikan pangkat Pembina Utama itu adalah penghargaan tertinggi di lingkungan PNS.


”Pak sekda mendapatkan itu, atas prestasi yang di raih. Saya tahu Pak Sekda ini sangat banyak prestasinya. Makanya kami ajukan dan pak Sekda pun dapat memperlihatkan keistimewaannya. Kenaikan pangkat Pak Sekda dari IV/d jadi IV/e, di Jawa Barat hanya satu dua orang,” ujar Rudy.

Sedangkan Sekda Garut Iman Ali Rahman mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih saat ini. Lebih lanjut Iman menjelaskan penghargaan yang diraih merupakan hasil penilaian dan tes langsung, dari beberapa Sekda yang di ajukan dirinya merupakan salah satu yang lulus.


”Ya alhamdulilah, kenaikan pangkat ini saya dapatkan saat ini. Padahal biasanya ini di berikan di saat masa pensiun nanti. Tapi penilaian ini tinjau dari beberapa prestasi yang saya raih dan di ajukan oleh Bupati, ” pungkasnya.

Jumat, 29 September 2017

Nonton Bareng Film G30S/PKI Wabup : Pentingnya Sejarah

dr. H. Helmi Budiman - Wakil Bupati Garut


Tak biasanya sabtu malam Pendopo Kabupaten Garut dipenuhi ratusan masayarakat dan puluhan Kepala SKPD, tiada lain hanya untuk menonton bareng acara pemutaran film G30S/PKI yang diselenggarakan oleh Pemkab Garut melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Jumat malam 29/09/2017.


Acara ini pun turut dihadiri oleh Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman, jajaran Muspida, Kapolres, Dandim, Kabid, Kasi dan unsur forkopim Kec. Garut Kota.

Sebelum acara nobar Wakil Bupati dalam sambutannya bahwa pemutaran film G30S/PKI ini menjadi media pembelajaran sejarah dan isu kekinian terhadap masyarakat.
Selain itu juga sebagai upaya menumbuhkan rasa nasionalisme masyarakat terhadap bangsa dan negara,” ujarnya,

Suasana Nonton Bareng Film G30S/PKI
Wabup pun berharap, pemutaran film G30S/PKI ini dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat tentang pentingnya sejarah. Harapnya

Tidak hanya nobar (nonton bareng), pihak penyelenggarapun menyiapkan berbagai hadiah doorprize untuk setiap masyarakat yang nantinya diundi setelah nobar selesai.

SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/nobar-nonton-bareng-film-g30spki-wabup-pentingnya-sejarah/

Dispora Jabar, Menyelenggarakan Penghargaan Organisasi Kepemudaan Tahun 2017

KUSMAN MAULUD, S.Pd, M.Si
Kabid Kepemudaan Dispora Garut


Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat akan menyelenggarakan Penghargaan Organisasi Kepemudaan Jawa Barat tahun 2017, yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2017 mendatang. Melalui program itu, pemerintah akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi bagi organisasi-organisasi kepemudaan terbaik khususnya yang berada di Provinsi Jabar, “ucap Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kab. Garut, Kusman Maulud S.Pd, M.Si

Kusman menjelaskan, penilainnya dibagi menjadi ada lima katagori yang telah ditentukan diantaranya yaitu Tata Kelola Organisasi, Pengabdian Kepada Masyarakat, Lingkungan Hidup, Program Inovatif, dan Seni-Budaya. Selain penghargaan dari gubernur Jawa Barat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017, para penerima penghargaan juga akan mendapatkan dana pembinaan sejumlah 15 juta rupiah untuk masing-masing katagori organisasi kepemudaan,” ujarnya.


Pendaftaran dari tanggal 15 September samapai 18 Oktober 2017, untuk formulir bisa didownload ”www.pemudajawabarat.ro.id” salah satu syarat bisa diakui sebagai organisasi kepemudaan, pengurus dan anggota harus berusia di bawah 30 tahun. Informasi lebih jelasnya bisa melalui kantor Dispora Kab.Garut jalan Pasundan, Kota Kulon Kecamatan Garut Kota, di bidang kepemudaan,” jelasnya

SUMBER BERITA :
http://www.koran-fakta.com/dispora-jabar-menyelenggarakan-penghargaan-organisasi-kepemudaan-tahun-2017/

Rabu, 27 September 2017

DISPORA Provinsi Jabar, Rencanakan Pembangunan Bidang Pemuda dan Keolahragaan tahun 2018


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, menggelar rapat koordinasi dalam rangka, “Perencanaan pembangunan bidang pemuda dan keolahragaan tahun 2018” yang dihadiri perwakilan dari 27 Dispora Kab/Kota Se-Jawa Barat, di Hotel dan Resort Bayu Alam Jl. Cipanas, Kabupaten Garut, Rabu (27/09/2017) malam.


Sekretaris Dispora Jawa Barat Deni Ramdan mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan pertemuan rutin setiap menjelang penyusunan rencana untuk tahun depan.
“Kita kumpul bersama Kab/Kota dengan mitra organisasi kita seperti, KONI, KNPI, PPI, NPCI untuk menyatukan dulu gagasannya, konsepnya, mengsingkronkan supaya apa yang direncanakan di Kab/Kota bisa yang nantinya dapat direspon dengan baik, bisa dijalankan diprovinsi dan juga bisa dijalankan di Kab/Kota.

Karena kita itu masyarakat nya ada di Kabupaten/Kota, membina atlit adanya di Kabupaten/Kota, masyarakat Olahraga nya ada di Kabupaten/Kota,”ucapnya pada sejumlah awak media.

Lebih jauh menjelaskan beberapa hal yang telah Provinsi lakukan, “mulai bantuan sifatnya material, keuangan sesuai dengan janji Gubernur sudah kita janjikan setiap Kabupaten mendapatkan satu Stadion atau GOR dan tinggal tiga Kabupaten lagi yang belum mudah-mudahan tahun 2018,”Ujarnya.

Menurutnya, Garut secara historiknya adalah gudang atlet Jawa Barat, cuman memang beberapa tahun terakhir ini agak kurang tampil. “nah ini yang sedang kita godog, apa memang ketersedian sarana dan prasarana (sapras) nya tertinggal dibandingkan Kab/Kota lain dimana-mana bikin stadion, bikin SOR, bikin GOR, nah di Garut ini belum keliatan, makanya kemarin kita telah turunkan juga anggaran cost center untuk Garut,“Ungkapnya.

Drs. H. Tito Sugito, M.M.Pd - Kabid Keolahragaan Dispora Garut

Sambungnya ia. Untuk bidang kepemudaan, Ada beberapa aspek yang pertama kita sedang tonjolkan dalam bentuk kewirausahan pemuda, kita ingin membentuk pemuda yang mandiri, dalam arti jangan sampai pemuda tergantung pada orang lain kalau sudah punya wirausaha.kedua program nasional adalah acaman tindakan distrektif narkoba, obat terlarang dan juga kekerasan.

“ini yang tadi kita sepakati semua Kabupaten/Kota, akan menjadi program bersama Kabupaten/Kota apa kegiatan yang ada di Provinsi Jabar, penangulangannya Seperti dalam bentuk pelatihan kader anti narkoba, bentuk kampanye anti narkoba dan anti kekerasan, serta sosialisasi ke sekolah-sekolah,” Pungkasnya.