Tampilkan postingan dengan label pendopo garut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendopo garut. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Agustus 2017

Malam Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Garut

sumber berita - http://www.koran-fakta.com/bupati-garut-kukuhkan-33-orang-anggota-paskibraka/


BUPATI Garut H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP kukuhkan 33 orang anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kab Garut. Mereka mengucapkan janji dan sumpah sebagai pasukan pengibar bendera duplikat sangsaka merah putih memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 72, tanggal 17 Agustus 2017. Acara dilaksanakan di gedung Pendopo, Kabupaten Garut, Rabu (16/8/2017) malam.


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si membacakan pengantar pengukuhan Paskibra. Kemudian Bupati Garut membimbing putra putri terbaik Garut untuk mengucapkan ikrar Paskibra yang diakhiri dilaksanakannya dengan pemasangan Kendit dan LK.

Sementara itu usai acara Bupati Garut mengatakan, ini dalam rangkaian HUT Kemerdekaan Rl ke 72, sebagai simbol semangatnya masyarakat Garut, generasi muda, pelajar, santri, ormas, serta TNI, Polri juga PNS bersama-sama untuk menjadikan ini adalah kegembiraan Republik Indonesia menyambut kemerdekaan nya, ya tentunya dengan komitmen mengisinya lebih baik,” ucap Rudy Gunawan.

Harapanya, terutama di Garut kita lagi mengejar ketertinggalan, kita juga menginginkan bahwa angka kemiskinan itu berkurang, ada pemerataan. Walau pun kepemudaan kita di angka 0,31 kwalitasnya harus kita tingkatkan, kita masih memerlukan kerja keras, kerja bersama dan tentu ini memerlukan dukungan dari semua pihak bukan saja unsur pemerintahan, tetapi juga dari unsur masyarakat,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Garut itu.

Selasa, 15 Agustus 2017

Upacara HUT RI Ke-72 Paskibra Garut Lakukan Pemantapan dan Gladi Resik

Pemantapan dan Gladi Resik
Sumber Berita - http://www.koran-fakta.com/upacara-hut-ri-ke-72-paskibra-garut-lakukan-pemantapan-baris-berbaris/


Menjelang Peringata upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke- 72, Pasukan pengibar bendera (Paskibra) mengikuti latihan pemantapan baris-berbaris di Halaman Alun-alun Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (15/08/2017). Latihan Paskibra ini melibatkan TNI-POLRI dan Pelajar.


Kepala Bidang Pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab.Garut menjelaskan, Paskibra Kab Garut tahun ini beranggotakan 33 pelajar tingkat SMA/Sederajat. Dibantu para pelatih berasal dari unsur TNI, Kepolisian (Polres Garut) dan Purna-Paksibra Indonesia (PPI) Kabupaten Garut.

“ini merupakan hari terakhir masa pemantapan latihan, sebelum melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72 tanggal 17Agustus 2017 mendatang. Setelah melewati masa latihan selama ini, dan Paskibra akan dikukuhkan pada malam harinya tanggal (16/08) oleh Bupati Garut,” ujar Kepala Bidang Pemuda Kusman

Ia menambahkan, Pemantapan ini adalah menjadi tahapan terakhir untuk meliputi formasi barisan Paskibra dan keserasian gerak dalam baris-berbaris ,”tegasnya.

Senin, 14 Agustus 2017

Ratusan Siswa-siswi Berkebutuhan Khusus Ikuti Jambore Perkemahan Di Tingkat Provinsi

Bus Pengangkt Ratusan Siswa-siswi Berkebutuhan Khusus
Ikuti Jambore  Perkemahan Di Tingkat Provinsi

180 Orang Anak berkebutuhan khusus Ikuti jambore perkemahan Pramuka pendidikan khusus tingkat provinsi Jawa barat.Yang di selenggarakan oleh kwarda bekerjasama dengan dinas pendidikan provinsi Jawa barat. di bumi perkemahan Kiara payung, Jatinangor.


Perkemahan pramuka Pendidikan Khusus Kontingen Gugus XXI, XXII dan Gugus ke XXIII Kwarcab Garut 14-16 Agustus 2017. Berangkat usai melakukan upacara hari Pramuka yang diselenggarakan dialun-alun kabupaten Garut, Senin(14/8/2017) Pagi.

Ketua Kontingen Gugus XXII. Amang Suparwan Mengatakan, Mereka ikut ke sana untuk ikut jambore perkemahan pendidikan Khusus tingkat provinsi Jabar, ” Untuk pengiriman ke tingkat Priangan timur ini dilaksanakan per gugus sekolah, jadi dari berbagai Gudep disatukan dalam satu gugus diambil dua regu perwakilan putra dan putri yang masing-masing kekuatannya 32 Orang diantaranya 16 Putri dan 16 Putra,” Katanya.

Dikatakannya, Meskipun mereka siswa-siswi dari sekolah berkebutuhan khusus, dalam hal ini ada kekurangan namun kekurangan tersebut menjadi motivasi untuk lebih giat, aktif secara inklusif, ” kami dalam hal ini anak berkebutuhan khusus ikut berkiprah didalam menyukseskan dan memperingati jambore peringatan Pramuka Nasional ke-56. Jadi bagi kami tidak ada istilah tidak bisa dalam kegiatan ini karena kami sebagai anak bangsa juga yang harus ikut mengisi kemerdekaan republik Indonesia,” Ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Drs. Kuswendi mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara nasional dan sudah barang tentu kabupaten Garut, selalu berpartisipasi.

“saya selalu memantau dan melihat disetiap kecamatan, seperti tahun kemarin di kecamatan Pameungpeuk mereka tidak merasa minder tidak merasa ada kekurangan di fisik, tetapi semangat mereka itu sangat luar biasa.” Ucapnya

Lanjut Kadispora kabupaten Garut, hal tersebut tentunya harus dijadikan contoh bagi teman-teman yang masih belum masuk pada Pramuka kita ajak bersama-sama, bagaimana untuk mensosialisasikan agar mereka betul-betul berada ditengah-tengah masyarakat itu tidak merasa minder.

“Disekolah itu bukan hanya seragam Pramuka tapi ilmu kepramukaannya juga harus sudah mulai diterapkan. Alhamdulillah saat ini setiap hari Sabtu seluruh sekolah sudah memakai baju Pramuka, tetapi secara keilmuan Pramuka belum sepenuhnya disentuh,” Paparnya.

Rabu, 01 Februari 2017

NAPAK TILAS HARI JADI GARUT KE 204 TAHUN 2017


Dalam rangka memperingati Hari Jadi Garut Ke 204 dan mengenang perjalanan terbentuknya Kabupaten Garut, Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai Leading Sector ditunjuk secara langsung oleh Pemerintah Kabupaten Garut untuk menyelenggarakan NAPAK TILAS "Mapag Abad Kadigjayaan".

Adapun waktu pelaksanaannya pada :
Hari Minggu, 26 Februari 2017
Start   :  07.00 WIB
              (GTC Limbangan)
Finish :  Alun-alun Garut

Pendaftaran :
1. Biaya Pendaftaran 
Rp. 100.000,-/Grup 5 orang;
2. Batas Akhir Pendaftaran
    tanggal 24 Februari 2017;
3. Lokasi Pendaftaran :
     a. Kantor DISPORA Kabupaten Garut
         Jl. Pasundan No.49 Telp./Fax. 0262-238135
     b. Kantor Kecamatan Bl. Limbangan
         Jl. Raya Limbangan Garut - HP. 082127904769 (Yanto)
     c. Kantor UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Cisurupan
         Jl. Raya Cisurupan Garut - HP. 085223017017 (Asep Saepudin)

Selasa, 31 Januari 2017

PERUBAHAN JADWAL NAPAK TILAS KE 204 TAHUN 2017

Sumber berita https://infodesaku.co.id/napak-tilas-diundur-kadispora-ada-kegitan-pimpinan-pada-tanggal-tersebut/
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut Drs. Kuswendi, M.Si sebagai penyelenggara Napak Tilas dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Garut (HJG) ke 204 tahun 2017, Ia mengaku, bahwa kegiatan Napak Tilas yang tadinya akan diselenggarakan pada tanggal 18 Februari 2017, kini pelaksanannya di undur.
Ia menambahkan, ”memang kegiatan tersebut di undur, sementara kegiatan tetap dan akan dilaksanakan dibulan Februari,”  katanya saat ditemui diruang kerjanya. Senin (30/1/2017)
“Tapi, pelaksanaan Napak Tilas Hari Jadi Garut Ke 204, kini telah ditetapkan yang tadinya tanggal 18 Februari menjadi 26 Februari 2017. Hal itu Karena adanya kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan, di antaranya agenda pimpinan (Bupati) di luar kota, jadi kami tunda hingga Minggu ketiga di bulan Februari,” ungkapnya.
Dengan adanya penundaan kegiatan itu, dipastikan jumlah peserta yang akan ikut memeriahkan Napak Tilas tahun ini tentu akan bertambah lebih banyak dari yang diperkirakan. pungkasnya.

Jumat, 27 Januari 2017

RUTE NAPAK TILAS HARI JADI GARUT KE 204 TAHUN 2017

Garut Kota,- Ketua Pelaksana Napak Tilas H. M Yusup Sapari, S.Pd yang juga Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut mengatakan, dari hasil rapat ke 2 persiapan Napak Tilas HJG ke-204 serta tim survei lanjutan, start akan dimulai dari GTC Limbangan dan finish di lapangan Alun-alun Garut, ”hasil rapat dan tim rute yang sebelumnya di buat tim survei tadinya 36 KM, akhirnya dirubah jadi menjadi 33 KM karena ada pemotongan rute,” ungkapnya.


Lebih lanjut Ketua Pelaksana Napak Tilas menjelaskan, rute yang telah disepakati diantaranya, ”start dari GTC Limbangan menuju pangkalan ojek Cilangair keluar dari pangkalan ojeg Warung Peuteuy menuju Pos I tepatnya didepan Mesjid Al Istiqomah Leuwigoong, untuk Pos II berada di pangkalan ojek Cimarame, Pos III dipertigaan Kp Dangdeur dan untuk Pos IV berada dipertigaan Kp Haurseah. Peserta nanti belok kanan menuju arah pangkalan ojek Cipicung ke jalan Banyuresmi menuju Pos V di Bendungan Copong, dilanjutkan ke Jalan Sudirman, belok kanan ke Jalan Tegal Kurdi ke Jalan Guntur menuju Jalan Ciwalen dan Jalan A Yani menuju garis Finish di Alun-alun Garut, ” jelasnya.

Diharapkan dari rute tersebut peserta bisa sampai finish pukul 15:00 WIB dari total jam yang ditentukan kurang lebih 7 jam perjalanan. Untuk pendaftaran di bagi tiga wilayah yaitu di Kantor UPT Pendidikan Kecamatan Cisurupan, Kantor Kecamatan Limbangan dan dipusatkan di Kantor Dispora Kab. Garut Jalan Pasundan. Untuk hadiah utama memperebutkan uang tunai sebesar 10 Juta bagi pemenang pertama, selain itu ada pemenang ke II, III serta harapan I, II dan III. Selain itu juga ada banyak berbagai hadiah hiburan,” pungkasnya.

Jumat, 20 Mei 2016

Menpora Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional

Menpora Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional


Jumat, 20 Mei 2016 10:35:42

Jakarta : Hari Jumat (20/5) pagi, Menpora memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2016 di halaman kantor Kemenpora, Jakarta. Upacara diikuti oleh semua pegawai Kemenpora dengan memakai seragam batik biru Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). 

Menyampaikan teks sambutan Menkominfo Rudiantara, Menpora mengatakan salah satu inspirasi yang bisa diserap dari berdirinya Boedi Oetomo sebagai sebuah organisasi modern pada 1908 adalah munculnya sumber daya manusia Indonesia yang terdidik dan memiliki nasionalisme kebangsaan. 

"Memiliki cita-cita mulia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Dengan tampilnya SDM unggul inilah semangat kebangkitan nasional dimulai. Perjuangan Budi Oetomo yang dipimpin Dokter Wahidin Soedirohoesodo dan Dokter Soetomo dilanjutkan kaum muda pada 1920 dan melahirkan Sumpah Pemuda, hingga memproklamirkan kemerdekaan 17 Agustus 1945," ujar Menpora.