Tampilkan postingan dengan label Coaching Clinic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coaching Clinic. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Juni 2017

Coaching Clinic Pembina/Pelatih Olahraga di Lingkungan Pesantren 2017



DISPORA Pembudayaan Olahraga - Sebagaimana yang tertuang dalam Undang – Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, Tentang : Sistem Pendidikan Nasional antara lain menyebutkan bahwasannya Pendidikan Keagamaan dan Pesantren merupakan bagian integral dari sistem Pendidikan Nasional, atau dengan kata lain Pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren merupakan sub sistem dari Sistem Pendidikan Nasional, yang mempunyai tujuan menciptakan sumber daya manusia yang ber Iman dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Cerdas, Terampil, Berkepribadian, Mempunyai Jiwa Kompetisi/Daya Saing yang Tinggi, Mandiri dan seterusnya.


Oleh karena itu, maka berdasarkan amanat Undang-Undang tersebut diatas, sangatlah wajar apabila proses/pelaksanaan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren mendapatkan porsi perhatian yang sama dengan komponen pendidikan yang lain, termasuk dalam hal pembinaan dan pengembangan Olahraga dan Seni.

Para Santri, yang notabene adalah merupakan bagian dari generasi muda kita, sebagaimana peserta didik dilingkup pendidikan yang lain, juga harus mendapatkan porsi pembinaan dan pengembangan olahraga dan seni, sehingga diharapkan para santri ini juga mampu memberikan konstribusi bagi bangsa dan negara melalui raihan prestasi yg optimal dibidang Olahraga dan Seni.

Pemerintah melalui Panitia Tetap Bersama POSPENAS secara berkala (3 tahun sekali) menyelenggarakanPekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (POSPENAS).

Senin, 29 Mei 2017

Kegiatan Coaching Clinic Olahraga Tingkat Jawa Barat Tahun 2017


Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Jawa Barat mengadakan Kegiatan Coaching Clinic Olahraga Tradisional Tingkat Jawa Barat Tahun 2017, Pada tanggal 25 s.d 28 April 2017 di Hotel Isola Resort (Komplek Kampus UPI) Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, kegiatan ini bertujuan antara lain :

  1. Dalam rangka melestarikan, mensosialisasikan, dan menggelorakan kembali Olahraga Tradisional asli Jawa Barat ;
  2. Menambah kuantitas/jumlah pembina/pelatih olahraga tradisional se-Jawa Barat;
  3. Meningkatkan kemampuan para pembina/pelatih olahraga tradisional se-Jawa Barat dalam hal ilmu pengetahuan.
  4. Mensosialisasikan jenis-jenis dan peraturan olahraga tradisional yang telah dibakukan oleh Kemenpora RI;
  5. Dalam rangka persiapan pelaksanaan Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat Jawa Barat Tahun 2017.
Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah sebanyak 3 (tiga) orang dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, yang terdiri dari 1 orang Guru Olahraga SD, 1 orang Guru Olahraga SMP, dan 1 orang Guru Olahraga SMA, sehingga total keseluruhan peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 81 orang.