Tampilkan postingan dengan label Pencak Silat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pencak Silat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 September 2017

Atlit Kabupaten Garut, Sumbangkan Medali Emas Dan Perunggu Di POPNAS XIV Semarang



Pekan olahraga pelajar nasional (Popnas) XIV tahun 2017 yang digelar di Semarang Jawa Tengah tanggal 10 sampai 21 September 2017, memasuki hari kedelapan, untuk perolehan sementara Atlet Kabupaten Garut yang ikut berjuang memperkuat dari 5 Cabor yang diikuti baru 2 Cabor yang baru bisa mempersembahkan medali untuk provinsi Jawa Barat.


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab. Garut, Drs. Kuswendi, M.Si yang didampingi Kabid Keolahragaan Drs. H. Tito Sugito, M.M.Pd mengatakan, Atlet Kabupaten Garut yang memperkuat Jawa Barat di Popnas XIV tahun 2017, sampai saat ini bisa menyumbangkan sebanyak 3 medali emas dari pencak silat kelas TGR beregu dan 1 medali perunggu dari cabor tenis meja beregu, ucapnya diruang kerja, Selasa(19/09)


Menurut Kadispora, tentunya ini bisa menjadi motivasi bagi rekannya untuk nanti POPDA tahun 2018. Dengan mendapatnya 3 medali emas, sudah barang tentu nantinya bisa memperkuat tim Kabupaten Garut dieven di tingkat Jawa Barat, ujarnya.



Kuswendi mengucapkan terima kasihnya kepada para atlet yang telah berjuang untuk mengharumkan nama baik Jawa Barat pada umumnya, dan Kabupaten Garut khususnya. “Kami sangat mengaspresiasi yang setinggi-tingginya, karena memang leading sector atlit pelajar masih di kami (Dispora-red). Dan kami akan memberikan reward pada atlit juara yang berprestasi, pada tahun mendatang dan akan diberikan pada saat Haornas,”tuturnya.




Senada di katakan Kabid Keolahragaan Dispora Kab.Garut seperti di cabor pencak silat, pesilat Jawa Barat mampu mengumpulkan 5 medali emas, salah satunya 3 medali dari atlet berasal Kabupaten Garut. Sementara di cabang tenis meja ganda, atlet Kabupaten Garut mampu menyumbang untuk Jabar 1 medali perunggu. Sedangkan di cabor bola volly pada saat ini masih bertanding dan alhamdulilah masuk Final. Sedangkan untuk Atletik dan renang kita belum bisa menyumbangkan medali,”pungkasnya

Senin, 11 September 2017

11 Atlet Kabupaten Garut, Perkuat provinsi Jabar Di Popnas Kota Semarang

Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs H.Tito Sugito MM,Pd mengatakan untuk multi event perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017 yang diselenggarakan di Jawa Tengah, dimana Kabupaten dan Kota di Semarang, menjadi tuan rumah pada 12 – 20 September 2017.

“Alhamdulilah Kabupaten Garut sendiri ada sebanyak 11 Atlet yang ikut berjuang untuk provinsi Jawa Barat, mereka turun di 5 Cabang Olahraga yang di pertandingankan, diantaranya 6 Atlet di cabor Pecak Silat, 1 atlet Tenis Meja, 1 Atlet Bola Volly, 1 atlet Renang dan 1 Atletik,”ujarnya pada Koran-Fakta.Com saat ditemui diruang kerjanya, Senin(11/9) siang.



Lebih jauh Tito menjelaskan, untuk seremonial pembukaan popnas akan dimulai selasa (12/09/2017) yang akan dilaksanakan dilapangan Pancasila Simpang lima, Kota Semarang dan penutupan sendiri tanggal (20/09),” Tuturnya

Tito mengaku pihaknya (Dispora Kab Garut) akan ikut mengahadiri perhelatan pekan Olahraga pelajar nasional, di Semarang selama tiga hari.”kami akan berada selama tiga hari di Semarang, Jawa Tengah sebagai monitoring dan untuk Atlet sendiri telah diberangkatkan dari provinsi Jawa Barat untuk mengikuti prosesi pembukaan,” ungkapnya.

Lanjutnya, insyaalloh mudah-mudahan kalau Popnas 2015 Provinsi Jawa Barat sebagai tuan rumah. kita berhasil membawa lima emas dan berharap pada Popnas 2017 juga kita bisa memboyong emas terutama dari cabor Pecak Silat, Tenis Meja, Bola Volly dan dari cabor renang serta atletik pun bisa juga menyumbangkan,”Pungkasnya.

Sumber Berita - http://www.koran-fakta.com/11-atlet-kabupaten-garut-ikut-perkuat-provinsi-jabar-di-popnas-kota-semarang/

Rabu, 10 Mei 2017

Dua Warga Kabupaten Bandung Kenalkan Pencak Silat di Markas UNESCO


Dua pesilat asal Kabupaten Bandung Sabrina Riyandani (16) warga Kecamatan Banjaran dan Zahra Nur Alya (16) warga Kecamatan Ciparay dari Perguruan Pencak Silat Gelar Pusaka MHI Kabupaten Bandung, Jawa Barat menjadi delegasi Indonesia dalam promosi Pencak Silat yang diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda kepada UNESCO.

Bersama delegasi lainnya, melalui beladiri pencak silat Sabrina dan Zahra akan menggoncang dunia. Keduanya turut berpartisipasi mendukung langkah Masyarakat Pencak Silat Indonesia (MASPI) dalam rangka pengajuan pencak silat menjadi salah satu nominasi warisan budaya tak benda Indonesia.

"Kami ke datang ke Paris sebanyak 32 orang dan tampil di Markas UNESCO. Bertujuan agar beladiri pencak silat tercatat dalam buku besar UNESCO yaitu sebagai warisan budaya tak benda," ujar Sabrina saat dihubungi detikcom melalui pesan singkat, Senin (8/5/2017).