Selasa, 23 Mei 2017

KONTINGEN GARUT, RUNNER UP POPWILDA JABAR DI CIAMIS



Pelaksanan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) di Kabupaten Ciamis telah berakhir pada pekan lalu. Kontingen Garut menjadi runner up dengan mampu mengumpulkan 6 medali emas, 4 medali perak, dan 10 medali perunggu.


Peraihan medali terdiri dari 5 medali Emas dari cabor pencak silat dan 1 medali Emas Tenis meja beregu putra. Sedangkan untuk medali perak diantaranya 3 dari cabor pecak silat dan 1 dari cabor tenis meja beregu putri. Dan untuk medali perunggu diraih cabor sepak bola 1, cabor tenis lapangan 1, cabor bola basket putra/i 1,serta 7 dari cabor pencak silat.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab Garut, Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan, ini adalah sesuatu sangat yang membanggakan, Sebelumnya, Kabupaten Garut hanya menargetkan untuk mencapai posisi tiga besar di ajang Popwilda di Kabupaten Ciamis tahun 2017.

PENINGKATAN KUALITAS PELATIH OLAHRAGA UNGGULAN

Seksi Pembinaan Ketenagaan Olahraga Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut mengawali kegiatannya dengan mengadakan Kegiatan Peningkatan Kualitas Pelatih Olahraga Unggulan Tingkat Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2017 bertempat di Aula Cangkuang Hotel Augusta, 23 s.d. 24 Mei 2017.


Kegiatan ini diikuti oleh para pelatih dari 3(tiga) cabang olahraga unggulan, yaitu : 20 orang dari Pencak Silat, 15 orang dari Tenis Meja dan 15 orang dari Renang. Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si. Dengan mengundang pemateri seperti Drs. H. Entik Karyana, M.Pd dan Drs. H. Jaja Jafar, M.Pd serta Drs. Ade Hendarsyah, MM.




Kepala Dispora Kabupaten Garut menyampaikan, tujuannya tiada lain bahwa pelatih-pelatih di Garut, khususnya olahraga-olahraga unggulan untuk meningkatkan kwalitas dirinya, karena memang di olahraga itu ketika anaknya potensial dan kemudian ada kesalahan dalam melatih, itu tidak akan berprestasi.
“jadi ini harus adanya suatu kesatuan, antara atlit dengan pelatih itu harus betul-betul melaksanakan latihan-latihannya sesuai dengan aturan-aturan yang ada,” Ucap Kadispora Garut.

Kadispora mengakui, selama ini kan kalau diderah itu tidak semua selamanya pelatih itu adalah sarjana kepelatihan, karena keterbatasan.” bahwa sarjana olahraga itu banyak, lantas tidak harus sarjana olahraga merangkap menjadi sarjana pelatih, artinya orang tersebut belum tentu bisa melatih,”tuturnya.

Sambung Kadispora, menjelaskan, bahwa olahraga itu ada tiga jurusan, diantaranya ada ke Pelatihan, rekreasi, dan olahraga pendidikan kesehatan(vendor). Paling tidak mengetahui ada tehnik-tehnik dasar melatih seperti latihan fisik seperti apa yang benar, latihan tehnik, dan latihan taktik, “ujarnya.

Dan berharap, jadi betul-betul atlit yang punya potensi, punya talenta itu didampingi oleh pelatih yang sesuai dengan keilmuannya, Sehingga atlit tersebut menjadi maksimal prestasinya,”pungkasnya.


Minggu, 14 Mei 2017

KADISPORA GARUT, LEPAS 156 KONTINGEN KE POPWILDA JABAR DI CIAMIS



Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si melepas kontingen Kabupaten Garut yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar antar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat tahun 2017. di Stadion Olah Raga Ciateul, GOR Beladiri, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu 14/05/2017 pagi.


Sebanyak 156 orang yang terdiri dari atlet, offisial tim serta pendamping yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Ciamis 2017 dilepas secara resmi.‎

Sementara itu Kadispora mengatakan, ini kegiatan rutin jadi Popwilda dilaksanakan dua tahun sekali. Popwil kali ini akan digelar di Kabupaten Ciamis, selama lima hari dari tanggal 15 sampai 19 Mei 2017. Dan akan mempertandingkan delapan cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di Popwilda 2017 Jabar.

“Kontingen Garut berjumlah 156 orang, terdiri 124 orang atlit dan 32 orang offisial dan pendamping Mereka akan mengikuti 8 cabang olahraga, yakni ‎sepakbola, bola voli indoor, sepak takraw, bulutangkis, tenis lapangan, tenis meja, bola basket dan pencak silat, ”ucapnya.

Rabu, 10 Mei 2017

Dua Warga Kabupaten Bandung Kenalkan Pencak Silat di Markas UNESCO


Dua pesilat asal Kabupaten Bandung Sabrina Riyandani (16) warga Kecamatan Banjaran dan Zahra Nur Alya (16) warga Kecamatan Ciparay dari Perguruan Pencak Silat Gelar Pusaka MHI Kabupaten Bandung, Jawa Barat menjadi delegasi Indonesia dalam promosi Pencak Silat yang diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda kepada UNESCO.

Bersama delegasi lainnya, melalui beladiri pencak silat Sabrina dan Zahra akan menggoncang dunia. Keduanya turut berpartisipasi mendukung langkah Masyarakat Pencak Silat Indonesia (MASPI) dalam rangka pengajuan pencak silat menjadi salah satu nominasi warisan budaya tak benda Indonesia.

"Kami ke datang ke Paris sebanyak 32 orang dan tampil di Markas UNESCO. Bertujuan agar beladiri pencak silat tercatat dalam buku besar UNESCO yaitu sebagai warisan budaya tak benda," ujar Sabrina saat dihubungi detikcom melalui pesan singkat, Senin (8/5/2017).

Selasa, 09 Mei 2017

GARUT TARGETKAN TIGA BESAR, POPWILDA JABAR 2017 DI CIAMIS


Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jabar tahun 2017, akan digelar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat yang dimulai tanggal 14 sampai 19 Mei 2017 mendatang. Ada delapan cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di Popwilda 2017 Jabar, yakni ‎sepakbola, bola voli indoor, sepak takraw, bulutangkis, tenis lapangan, tenis meja, bola basket dan pencak silat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab.Garut Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan, Popwilda 2017 ini digelar dua tahun sekali dan tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Ciamis, ini menjadi salah satu ajang seleksi bagi atlet pelajar dari setiap Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Jabar, untuk bisa tampil nanti di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jabar tahun 2018 mendatang,” ucapnya.